Categories: FEATURES

Jadi Salah Satu Situs Terlengkap dari Segi Temuan Maupun Tradisi Budaya

  Keberadaan timbunan kulit kerang yang terdiri dari beragam jenis kerang memberikan petunjuk cara pendukung budaya Megalitik Srobu beradaptasi dengan lingkungannya. Ada berbagai lingkungan alam yang rupanya dulu mereka jelajahi untuk memenuhi kebutuhan pangannya.     

   Selain itu, dengan daya kreativitasnya, mereka memodifikasi kulit kerang menjadi berbagai ragam perlengkapan dan perhiasan untuk melengkapi kehidupan mereka. Semua itu menjadi bukti-bukti nyata yang dapat menunjukkan kemampuan budaya pendukung Situs Megalitik Srobu yang  sudah cukup maju pada masanya.

  Seperti diketahui situs prasejarah Gunung Srobu merupakan sebuah Tanjung yang membentang di perairan Teluk Youtefa. Diketahui Gunung Srobu seluas kurang lebih 20.059 meter persegi dengan dengan ketinggian berkisar 98 meter di atas permukaan laut dan disekelilingnya terdapat Kampung Nafri, Kampung Enggros dan Kampung Tobati.

   Tanjung ini menyatu dengan  kaki gunung Tiahnuh di sebelah baratnya. Bentuk situs ini berupa bukit dengan kontur  landai hingga terjal, dan secara geologi terbentuk dari batu gamping koral, dengan keadaan pesisir tanjung berupa pantai bertebing karang.

  Sebagian  besar situs ini berupa beragam jenis tanaman seperti beringin, kasuarina, kayu besi, matoa, kelapa, pandan, anggrek, sarang semut, dan lainnya serta di bagian pesisir sebelah barat ke selatan banyak ditumbuhi pohon bakau.

   Walaupun surat keputusan (SK) belum ditandatangani oleh Penjabat (PJ) Wali kota Jayapura. Situs gunung Srobu telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Kota Jayapura pada, Senin (20/5) dengan begitu Objek Struktur yang ada di gunung Srobu, dinyatakan telah dilindungi secara Undang-undangan (UU).

   Peneliti Badan Riset Dan Inovasi Nasional (BRIN), Erlina Novita Itje, mengatakan temuan peninggalan tradisi Megalitik manusia jaman dahulu di Situs Gunung Srobu menambah kekhasan dari situs tersebut.

   Ada beberapa bentuk peninggalan megalitik yang ditemukan di situ tersebut yaitu bangunan pemujaan yang terdiri dari keberadaan 3 buah menhir, sebuah meja batu/ dolmen dan punden berundak, batu temugelang, dan struktur batu bekas bangunan pemukiman. Selain itu terdapat banyak sekali fragmen-fragmen gerabah dan cangkang kerang yang berserakan di beberapa titik di situs ini.

  Hal tersebut Erlin sampaikan saat diwawancarai Cenderawasih Pos, Minggu (26/5) di situs Gunung Srobu.

  Tidak hanya itu kata Erlina, masih ada banyak benda budaya lain yang telah berhasil digali dari Situs Megalitik Srobu, di antaranya artefak dari bahan batu, kerang, tulang, gigi, tanah liat selain wadah, dan bahkan logam. Ragam artefak itu menunjukkan cara

pembuatan atau teknologi yang sederhana hingga cukup rumit dan kompleks.

   Hal ini menunjukkan bahwa budaya yang berkembang di Situs Megalitik Srobu dapat menjadi salah satu contoh penting dalam perkembangan sejarah budaya di Papua.

Situs ini dapat dikatakan merupakan salah satu situs terlengkap dari segi temuan maupun tradisi budaya yang ada dibandingkan dengan situs-situs lain yang ada di Papua Barat maupun Papua pada umumnya. (bersambung)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Total 527 Pasien yang Diduga Alami Keracunan MBG

dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…

1 day ago

Butuh Tiga Tahun Lebih, Ribuan Artefak dan Rekaman Budaya Papua Akhirnya “Pulang”

   Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…

2 days ago

Hentikan dulu Program MBG di Papua

Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…

2 days ago

Tolak Eksekusi Lahan, Warga Blokade Ruas Jalan Cenderawasih Mimika

Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…

2 days ago

Bukan Berasal dari Menu Makanan, Melainkan Air yang Terkontaminasi Bakteri E. coli

Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…

2 days ago

Pemprov Papua Selatan dan Kementrans Bahas Penyelesaian Masalah Tanah

Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…

2 days ago