Wali Kota lantas berharap penolakan terhadap dampak negatif lingkungan itu harus muncul dari warga sendiri. Jika warga kompak menolak semua bentuk kejahatan dan bersinergi dengan aparat keamanan tentunya cikal bakal atau niat-niat dari kelompok yang selama ini “bermain” mengedarkan ganja bisa diusir dan dimentahkan.
Harusnya warga di Kampung Vietnam kompak dan lebih peduli mengingat di lokasi ini juga tentunya ada generasi muda yang masa depannya harus diperhatikan. Harus dijaga agar memiliki mimpi yang sama dengan anak-anak di daerah lain. Yang bisa fokus belajar dan mengejar pendidikan yang selayaknya. Bukan justru menimbulkan kekhawatiran akibat tingginya peredaran narkoba.
“Kami minta ini sama-sama dipikirkan, bagaimana kita menolak warga negara luar untuk tetap tinggal di lokasi ini untuk menjamin tidak memberi efek negarif bagi yang lain. Jika ini bisa dilakukan bukan tidak mungkin, kampung ini akan seperti masyarakat pada umumnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menurutnya, timnya masih memiliki celah dalam melakukan transisi menyerang-bertahan. Sehingga ia ingin membenahi dua situasi…
Beberapa rangkuman perjalanan KONI Papua sepanjang tahun 2025, yakni penguatan fondasi melalui perekrutan atlet. KONI…
Haris menjelaskan, khusus untuk persoalan TPP ASN, hal tersebut telah dikoordinasikan oleh Sekretaris Daerah bersama…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menjelaskan bahwa tidak adanya pembayaran TPP pada tahun 2025 disebabkan karena…
Seratusan kasus kekerasan tersebut didominasi peristiwa kontak senjata dan penembakan (serangan tunggal) sebanyak 59 kasus,…
‘’Meski agak jauh dari kita, tapi pertumbuhan awan hujan terjadi di laut,’’ katanya. Sementara di…