Wali Kota lantas berharap penolakan terhadap dampak negatif lingkungan itu harus muncul dari warga sendiri. Jika warga kompak menolak semua bentuk kejahatan dan bersinergi dengan aparat keamanan tentunya cikal bakal atau niat-niat dari kelompok yang selama ini “bermain” mengedarkan ganja bisa diusir dan dimentahkan.
Harusnya warga di Kampung Vietnam kompak dan lebih peduli mengingat di lokasi ini juga tentunya ada generasi muda yang masa depannya harus diperhatikan. Harus dijaga agar memiliki mimpi yang sama dengan anak-anak di daerah lain. Yang bisa fokus belajar dan mengejar pendidikan yang selayaknya. Bukan justru menimbulkan kekhawatiran akibat tingginya peredaran narkoba.
“Kami minta ini sama-sama dipikirkan, bagaimana kita menolak warga negara luar untuk tetap tinggal di lokasi ini untuk menjamin tidak memberi efek negarif bagi yang lain. Jika ini bisa dilakukan bukan tidak mungkin, kampung ini akan seperti masyarakat pada umumnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan mengaku tak heran jika Reno Salampessy menjadi salah satu pilar…
emerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM setempat menargetkan pembangunan 13…
PSBS Biak akan melakoni laga pamungkas mereka pada Super League 2025/2026 pada Sabtu (23/5). Tim…
Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun mengatakan, Raperda tersebut merupakan hak inisiatif DPR…
Kejuaran Daerah Bupati Keerom Cup Series II Motocross dan Grasstrack Tahun 2026 memberikan banyak cerita.…
Menurut Rahmat, esensi perjuangan tahun 1908 sangat relevan dengan kondisi penegakan hukum modern saat ini.…