Categories: FEATURES

Sempat Gugup Lewati Zona Merah, Namun Terbayar Oleh Senyum Bocah di Serambakon

Cerita Brigadir Ita Sombbo Allo, Polwan Cantik yang Masuk-masuk ke Daerah Rawan di Papua

Siapa sangka dari tim Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) yang bertugas di Papua ternyata ada dara cantik di dalamnya. Sosok yang jauh berbeda dengan anggota lainnya yang berwajah  tegang dan sedikit seram. Ada gadis berparas cantik dan enerjik. Bisa dibilang ia mirip bunga di tengah ilalang.

Laporan: Karolus Daot-Jayapura.

Puluhan anak-anak di Kiwirok, Pegunungan Bintang langsung tersenyum sumringah saat disapa dan diajak bercanda oleh wanita satu ini. Suasana yang kaku seketika mencair berkat kedekatan emosional yang dibangun olehnya. Tak ada ketegangan meski masih ada yang merasa asing. Wajar saja, Ita Sombbo Allo memiliki kulit terang yang tiba-tiba muncul menyapa  sambil mengenakan bodyvest dan kevlar serta goggles.

Atribut  yang tentu aneh digunakan wanita berparas cantik tersebut. Namun itulah style yang harus digunakan setiap harinya usai bergabung dengan tim ODC yang bertugas di daerah rawan kontak senjata. Nama lengkapnya Ita Sambbo Allo, seorang Polisi Wanita (Polwan) asal Kalimantan Timur yang bergabung dalam Satuan Tugas Operasi Damai Cartens (Satgas ODC) sejak 1 Januari 2024.

Disini peran Ita bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjadi agen trauma healing bagi masyarakat terutama anak-anak, yang hidup di daerah rawan konflik. Bagi Ita, Papua adalah tanah yang sebelumnya hanya ia lihat melalui layar televisi. Sebagai seorang perempuan yang menghabiskan masa kecilnya di Balikpapan, Kalimantan Timur, ia tak pernah membayangkan akan menginjakkan kaki di bumi Cendrawasih.

Rasa cemas dan khawatir akan keamanan sempat menghantui pikirannya. Namun, tekadnya yang kuat untuk membantu masyarakat yang terdampak konflik membuatnya memberanikan diri datang ke Papua.  Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Bandara Sentani, rasa cemas dan kekhawatiran masih membayangi pikiran Ita. Namun, keindahan alam Papua yang sejuk dan mempesona langsung menyambutnya, seolah memberikan sedikit ketenangan di tengah kegelisahannya.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Kondisi Fiskal Papua Makin Berat Pasca Pembentukan DOB

Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…

3 hours ago

Akhirnya Tiga Warga Australia Dimejahijaukan

Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari  pesawat Piper PA 23-250…

4 hours ago

Sebagian Pelaku dari Luar, Mabes Polri Turun Tangan

Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…

5 hours ago

Tak Hanya Sedih Motor dan Mobil Terbakar, Tapi Juga Beri Dampak Traumatis

Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…

6 hours ago

Pulau Kimaam Tak Boleh Dikorek Untuk PSN

Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…

7 hours ago

Dari Retorika Kebijakan Menuju Aksi Teknis

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…

8 hours ago