Dimana Pastur Paul mengilustrasikan Umat Katholik membangun taman doa tersebut, bukan atas kelebihan, namun dilakukan atas dasar perkembangan iman mereka. “Taman doa ini dibangun seperti seorang janda yang memberikan persembahan dari kekurangannya. Sehingga saya sangat apresiasi, karena umat luar biasa, mereka bisa bangun Taman Doa semegah itu secara swadaya,” ungkapnya.
Dikatakan tujuan utama dari pembangunan taman doa, untuk membantu pengembangan iman umat Katholik. Sehingga harapannya, iman Umat Katholik semakin bertumbuh dan berkembang dalam iman.
“Diharapkan dengan banyak orang berdoa, maka Kota Jayapura diliputi rasa damai,” ungkapnya.
Diapun menyatakan dengan dilakukan pemberkatan, maka taman doa mulai dibuka bagi siapapun yang ingin berziarah ke tempat tersebut. “Pokoknya taman doa itu dibuka setiap hari sampai malam, yang terpenting datang ke taman doa betul betul untuk berdoa bukan untuk merusak barang barang yang ada di dalamnya,” tegasnya. (*/tri)
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…
Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…
- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Merauke, Ipda Stevend Dapo,…
Koordinator Devisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi Papua Pegunungan Naftali Emmanuel Pawika mengatakan rekapitulasi…