Dimana Pastur Paul mengilustrasikan Umat Katholik membangun taman doa tersebut, bukan atas kelebihan, namun dilakukan atas dasar perkembangan iman mereka. “Taman doa ini dibangun seperti seorang janda yang memberikan persembahan dari kekurangannya. Sehingga saya sangat apresiasi, karena umat luar biasa, mereka bisa bangun Taman Doa semegah itu secara swadaya,” ungkapnya.
Dikatakan tujuan utama dari pembangunan taman doa, untuk membantu pengembangan iman umat Katholik. Sehingga harapannya, iman Umat Katholik semakin bertumbuh dan berkembang dalam iman.
“Diharapkan dengan banyak orang berdoa, maka Kota Jayapura diliputi rasa damai,” ungkapnya.
Diapun menyatakan dengan dilakukan pemberkatan, maka taman doa mulai dibuka bagi siapapun yang ingin berziarah ke tempat tersebut. “Pokoknya taman doa itu dibuka setiap hari sampai malam, yang terpenting datang ke taman doa betul betul untuk berdoa bukan untuk merusak barang barang yang ada di dalamnya,” tegasnya. (*/tri)
Menurut Alberth, pemasangan CCTV tidak hanya dibutuhkan di kawasan Ring Road, tetapi juga di seluruh…
Proses serah terima hingga pemakaman difasilitasi oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jayapura. Rangkaian kegiatan…
AKP Putut mengatakan bahwa saksi yang diperiksa diantaranya adalah pemilik bengkel serta teman-teman korban. Selain…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH menyatakan suburnya pembudidayaan ganja dan…
Setiap penumpang yang memiliki tiket, baik penumpang dengan fasilitas seat maupun non-seat secara otomatis mendapatkan…
Rencana penataan dan peninggian jalan di Konya ini sebenarnya sempat disambut antusias oleh masyarakat Kampung…