Uang pendaftaran inilah yang kerap dikeluhkan. Jika anak hanya satu maka masih dianggap ringan tapi jika anak sampai 3 orang bisa jadi harus ada yang putus sekolah.
“Saya melihat anggaran pendidikan SPP ini menjadi bukti sulitnya para orang tua membayar hingga harus mencari pinjalan dan akhirnya harus berhutang lagi,” imbuhnya. Selain membebaskan uang pendaftaran, Abisai Rollo juga berjanji akan menghapus uang pembangunan, uang seragam dan uang buku bagi siswa.
“Kami tetap memikirkan yang bisa kami programkan secara masuk akan. Kita perlu sepakat bahwa persoalan pendidikan harus ditangani bersama, para guru, pemerintah dan juga orang tua sehingga ada pengawasan dan dampingan bagi peserta didik dan ada tanggungjawab untuk bisa mendorong anak anak gigih menjadi nilai yang baik. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ia mengatakan peringatan HBP ke-62 menjadi momentum bagi jajaran pemasyarakatan untuk memperkuat komitmen dalam memberikan…
Kepala Kemenkum Papua, Anthonius Ayorbaba menyatakan bahwa pihaknya mendorong Pemerintah Provinsi Papua melalui dinas terkait…
Adapun beberapa hal yang menjadi poin penting disampaikan adalah sektor perikanan dan pariwisata, konektvitas atau…
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 404 siswa kelas IX menampilkan beragam budaya Nusantara yang terbagi dalam…
Pada tahun ini, Kabupaten Keerom memberangkatkan sebanyak 18 orang jemaah yang telah dinyatakan memenuhi syarat…
“Kami baru menemui langsung Dirut Utama Garuda Indonesia, tujuannya adalah meminta bantuan supaya Garuda Indonesia…