Categories: FEATURES

Kaki Korban Diikat Pemberat, Berpura-pura Ikut Mencari Untuk Mengelabui

Sosok Ayah Tiri yang Menjadi Tersangka Kasus Pembunuhan Bocah 9 Tahun, di Dok IX Jayapura

Butuh waktu 1 bulan 13 hari untuk Polisi membeberkan siapa pelaku pembunuhan sadis Nurmila Nainin atau yang dikenal sebagai Tapasya di Kawasan Dok 9 Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara Kota Jayapura. Cenderawasih Pos mendapat cerita lain.

Laporan Karolus Daot-Jayapura.

Dengan posisi kedua tangannya diborgol, pelaku pembunuhan bocah, Tapasya di Dok IX Jayapura berinisial Mu ini muncul secara perlahan ke depan puluhan media yang sudah menunggu di halaman Mapolresta Jayapura Kota pada Selasa (20/5).

Tak banyak yang menyangka jika pria dengan tinggi 160 Cm berambut tipis adalah sosok yang paling dicari polisi 1 bulan lebih. Tak lain karena dialah pelaku tunggal tindak pidana pembunuhan terhadap anak tirinya, Nurmila Nainin atau yang akrab disapa Tapasya.

Mu muncul dari balik jeruji besi, ruangan paling pojok Polresta dengan posisi tangan terikat tali tis berwarna putih. Wajahnya hanya nampak separoh karena ditutupi masker. Ekspresi matanya juga nampak datar. Ia lebih banyak terdiam sambil terus berjalan perlahan. Mu dipastikan akan mengakhiri sebagian hidupnya dibalik jeruji besi jika hukumannya dimaksimalkan.

Tak tanggung-tanggung, ada pasal pembunuhan berencana yang dikenakan atas perbuatannya yang keji ini. Mu juga dipastikan tak bisa lagi mendengar deru ombak laut yang selama ini menjadi bagian dari hidupnya. Pria 40 tahun yang dulu dikenal sebagai nelayan ulet, kini harus mendekam dalam gelapnya jeruji besi di Mapolresta Jayapura Kota.

Ruangan sempit dan pengap menjadi tempatnya menebus perbuatan keji yang memantik emosi warga termasuk keluarga. Apalagi warga menganggap korban meski masih berusia 9 tahun namun dikenal bertanggungjawab. Tapasya juga dikenal sebagai sosok yang ramah dan penyayang. Tapasyah sebelumnya dilaporkan hilang dari rumahnya di kawasan Dok IX, Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, pada Senin, 7 April 2025.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Persipura Ditunggu Laga Berat

Coach RD mengaku sangat sulit mengalahkan pasukan Laskar Antasari di depan Barito Mania. Musim ini,…

1 day ago

Gelombang Tinggi Lumpuhkan Pelayaran, KM Sinabung Nyaris Terhempas

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Biak, melalui Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli (KBPP),…

1 day ago

Kerap Jadi Tempat Judi, Satpol PP Tertibkan Bangunan di Jalan Prajurit

Kepala Bidang Trantib Umum Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Merauke Raimond Rumlus mengungkapkan, penertiban ini…

1 day ago

Penyidik Periksa 13 Saksi dan 3 Ahli

Andre menjelaskan, setelah penetapan AI sebagai tersangka dalam kasus korupsi bantuan hibah Pemerintah Provinsi Papua…

1 day ago

Tak Bisa Beli Pemain, PSBS Maksimalkan Potensial

PSBS memiliki waktu cukup lama untuk berbenah. Putaran kedua kembali bergulir pada 25 Januari. PSBS…

1 day ago

Perjuangannya Berbuah Manis, Pemilik RM Serumpun Merasa Lega

‘’Beliau orang baik. Utang itu sekitar 2-3 tahun terakhir. Sementara utang-utang sebelumnya sudah dibayarkan. Saat…

1 day ago