

Anak anak dengan riang mengumpulkan besi tua, di lokasi Kebakaran di Dok V, Jumat (19/9). (FOTO:Karel/Cepos)
Menengok Korban Kebakaran di RT 01 RW 02 Kelurahan Mandala
Kamis (18/9) subuh, warga Kota Jayapura dikejutkan oleh kobaran api yang melahap permukiman padat di kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara. Dalam hitungan menit, api menjalar dari satu rumah ke rumah lain.
Laporan: Karolus Daot_Jayapura
Terbayang jeritan warga yang panik bersahut-sahutan, berusaha menyelamatkan diri masing-masing. Untungnya, semua korban berhasil menyelamatkan diri, meski rumah, harta benda, hingga dokumen penting tak tersisa.
Sehari setelah kejadian, kepulan asap ringan masih terlihat di antara puing-puing. Rumah-rumah hanya menyisakan dinding yang gosong, atap dan kayu habis dimakan si jago merah.
Di sela-sela reruntuhan bata dan balok hangus, puluhan anak terlihat, dengan riang mengumpulkan besi tua untuk dijual kepada para penadah besi tua yang duduk menunggu di sudut lokasi.
Namun, di balik keriangan anak-anak itu, wajah-wajah orang tua mereka justru penuh kegalauan. Tatapan kosong terarah pada sisa rumah yang rata tanah. Sejumlah warga tampak sibuk merapikan sisa-sisa bangunan, memindahkan bongkahan bata, atau menggulung selang air PDAM yang tak mampu menghentikan amukan api.
Di Aula Masjid Ar Rahman, beberapa ibu beristirahat dengan bayi mereka yang tertidur di atas karpet seadanya. Di samping mereka, tumpukan pakaian sisa kebakaran yang telah menjadi saksi bisu dan kini barang barang sedeharan itu sungguh sangat berharga bagi mereka.
Tak jauh dari lokasi kebakaran, berdiri sebuah Posko darurat. Dinas Sosial, Tagana, dan sejumlah komunitas sosial bahu-membahu mendata korban, memasak, dan menyiapkan makanan bagi para pengungsi. Di dapur darurat itu, aroma nasi yang dimasak berbaur dengan bau kayu dan besi hangus.
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…