Categories: FEATURES

Aktif di Prison Akuistik dan Kegiatan Gereja, Ngaku Temukan Kebaikan Tuhan

Abraham Boas Yarona yang Pilih Bertahan Tinggal di Lapas Meski Sudah Bebas Bersyarat

Bagi sebagian orang, bebas dari penjara atau sel tahanan adalah waktu yang paling dinanti. Namun tidak bagi Warga Binaan (WB) Lapas Abepura yang satu ini. Meski mendapatkan remisi bebas bersyarat, tapi Abraham Boas Yarona ini tak mau pulang. Lantas apa alasannya bertahan di Lapas bersama warga binaan lainnya ini?

Laporan: Karolus Daot- Jayapura.

Pada 18 Agustus 2023 lalu, Kemenkumham melalui Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Abepura, memberikan Remisi Umum Pembebasan Bersyarat (PB) kepada Terpidana Tindak Pidana Pelecehan Seksual Abraham Boas Yarona di Lapas Abepura.

   Meski demikian, Abraham justru tak mau menerima SK tersebut agar bisa segera keluar dari lingkungan Lapas Abepura. Abraham menolak itu, karena ingin benar-benar bebas murni.

Sesuai putusan Pengadilan Negeri Jayapura, Abraham menjalani vonis hukuman di Lapas Abepura selama 6 tahun 6 bulan. Sehingga mengacu putusan itu, dia harus menjalani hukuman sampai tahun 2025 mendatang.

  Kepada Cendrawasih Pos,  Pria berusia 41 tahun ini mengaku,  alasan utama menolak SK PB karena merasa bahwa dia masih ingin berbenah diri di dalam tahanan. “Saya temukan kebaikan di dalam Lapas, jadi itu alasan saya menolak SK PB,” ceritanya kepada Cendrawasih pos, Sabtu (17/8) lalu.

  Lebih lanjut, meski hidup di dalam jeruji besi tak seindah dan sebebas seperti  kehidupan di luar, namun baginya itu bentuk pertanggungjawaban atas perbuatannya. Diapun mengaku kecewa dan menyesal terhadap perbuatannya. Akan tetapi baginya sebagai manusia yang lemah tentu tak akan luput dari segala dosa dan kesalahan.

   Selama di dalam tahanan, Abraham cukup cakap dengan berbagai kegiatan pembinaan yang dibuat oleh pihak Lapas. Salah satunya dia ikut begabung bersama komunitas musik di Lapas Abepura itu, yaitu Prison Akuistik.

  Abraham mulai ikut bersama Komunitas itu sejak tahun 2021, sejak dari situ dia merasa bahwa banyak hal baik yang ditemukan. Bersama Prison Akuistik dia cukup aktif dengan kegiatan peribadatan. Selain itu, aktif dengan berbagai kegiatan sosial yang digagas oleh pihak Lapas.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Jaksa Sita Rp300 Juta Terkait Korupsi Lahan Kebun di Mimika

Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…

21 hours ago

Ondoafi Maribu Klaim Lahan Sekolah Rakyat Milik Suku Yarusabra

Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…

22 hours ago

Jalan Bongge Belum Masuk Destinasi Wisata Resmi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…

23 hours ago

Banyak Peternak Baru, Hanya Pembinaan dan Pemasaran Perlu Diperkuat

Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…

24 hours ago

Wajah Depan Kab. Keerom AKan Ditata Sebaik Mungkin

- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…

1 day ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …

1 day ago