Melalui pelepasan ini, pihak sekolah berharap masyarakat dan pemerintah daerah dapat terus memberikan ruang, kesempatan, serta lingkungan yang inklusif bagi para alumni SLB. Diperlukan sinergi agar anak-anak ini dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mulai berdaya secara mandiri di tengah masyarakat sesuai dengan keterampilan yang telah mereka pelajari.
Acara pelepasan ditutup dengan penyerahan ijazah secara simbolis, pentas seni singkat dari para siswa, serta sesi foto bersama yang penuh dengan senyum kebahagiaan di balik sisa air mata haru. Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Yustanti, S.Pd., M.Pd. berharap SLB Kotaraja ini bisa lebih fokus kepada pengembangan life skill-nya, keterampilan anak didik. “Paling tidak bisa membuat anak-anak itu membekali dirinya untuk mandiri. Apalagi anak-anak yang sudah tamat SMA,” ujar Yustanti. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, menjelaskan bahwa penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk…
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Papua. Dua siswa SMAN 4 Jayapura, Hetson Mesi Sirait (XI…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIT. Berdasarkan informasi…
Pemerintah Kabupaten Keerom terus intens memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan. Melalui Dinas Perindustrian, Tenaga…
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan sekaligus mendorong…
Bupati Keerom, Piter Gusbager, mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar euforia perhelatan Piala Dunia 2026 tidak…