Selain itu, masih terdapat masyarakat korban luka akibat terkena panah yang takut masuk ke kota untuk berobat ke rumah sakit. Oleh karena itu, pemerintah bersama aparat keamanan terus mengirim tim pelayanan ke sejumlah wilayah terdampak. Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama aparat keamanan akan melakukan penyisiran untuk mencari korban-korban yang diduga masih berada di kawasan hutan.
“Saya minta kepada aparat untuk merawat dan mengelola para pengungsi ini dengan baik. Pelayanan medis juga harus diatur agar masyarakat bisa mendapatkan pengobatan dan pelayanan kesehatan,” pesannya.
“Kita juga akan mulai menyisir korban-korban yang ada di hutan bersama aparat keamanan. Setelah semua situasi aman dan kondusif, baru kita berbicara mengenai penyelesaian terhadap para pelaku konflik,” pungkasnya.(*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH melalui Kasi Penuntutan Kejaksaan Negeri Merauke,…
Penyebab utamanya bukan karena penggunaan ponsel itu sendiri, melainkan kebiasaan mempertahankan posisi kepala menunduk dalam…
Upacara berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat kebangsaan. Wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda, S.H., M.Si., dipercaya…
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (2/7) sekira pukul 11.10 WIT ini melibatkan satu unit sepeda…
Pemerintah Kabupaten Tolikara menegaskan komitmennya membangun budaya hidup bersih melalui gerakan bersama pengelolaan sampah yang…
Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…