“Tapi yang mau difoto itu kadang memberikan kode seperti tersenyum atau bergaya sebelum dipotret, kita juga perkenalkan aplikasi fotoyu,” sambungnya.
Dia juga menjamin bahwa foto para konsumen tidak bisa dilihat oleh orang lain menerapkan scan wajah. Bahkan untuk harga, di Jayapura terbilang masih sangat murah bila dibandingkan dengan teman-teman yang ada di luar Papua. Jakarta, misalnya.
“Di luar itu 70-100 ribu per foto. Di sini paling tinggi 35 ribu per foto. Tapi masih ada yang anggap di sini mahal,” cetusnya.
Fotographer lainnya, Opan menambahkan bahwa dirinya juga kerap menyalurkan hobinya lewat Fotoyu di tengah kesibukan sebagai fotographer wedding.
“Kalau saya jarang turun, karena biasa turun wedding. Kalau lagi kosong saja baru ke sini. Tapi kalau weekend begini teman-teman banyak yang turun. Fotographer yang terjun ke Fotoyu kayaknya sudah capai ratusan sih,” tutupnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Berdasarkan keterangan medis, luka tembak masuk dari bawah telinga kanan dan keluar di bagian bawah…
Fakta ini menunjukkan bahwa korupsi kepala daerah bukan persoalan yang terjadi di satu wilayah tertentu…
"Kita memiliki karunia besar dari yang Mahakuasa, bahwa kita nanti mampu. Kebutuhan BBM kita bukan…
Terkini, Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo…
Kondisi ini terkadang membuat seseorang merasa tidak enak hati untuk menyampaikan kepada keluarga di kampung…
Kebijakan itu dipertimbangkan sebagai langkah antisipatif untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) apabila situasi…