Categories: FEATURES

Perjalanan Panjang Memahami Sejarah Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Museum BI

“Ini menjadi titik utama dari sistem keuangan yang saat ini anda sekalian nikmati. Semua berawal dari sini,” ucap Andi sang pemandu. Ungkapnya Anak-anak dijamin nggak akan bosan karena museum ini juga punya kids corner, lengkap dengan aktivitas menggambar dan kuis-kuis digital yang mendidik. Sementara orang tua bisa ikut tur singkat yang dibawakan pemandu ramah, menjelaskan seluk-beluk sejarah dengan gaya bercerita yang santai tapi berisi.

Sebut Andi pihaknya mencatat pada hari kerja rata-rata pengunjung mencapai 1.000 orang dan pada hari libur kurang lebih 1.300 orang yang datang untuk melihat salah satu tempat bersejarah tersebut. “Di era wisata yang serba mahal, museum ini jadi oasis edukasi yang terjangkau banget. Aksesnya pun mudah, tinggal naik KRL turun di Stasiun Kota, lalu jalan kaki sedikit dan kamu sudah sampai di gerbang depan museum,” jelasnya.

Terangnya Museum Bank Indonesia buka setiap Selasa sampai Minggu, pukul 08.00 sampai 15.30. Saran terbaik: datang di pagi hari biar nggak terlalu ramai dan bisa menikmati semua instalasi dengan leluasa. Tambahnya, dua jam di sini rasanya nggak cukup karena setiap ruangannya selalu menawarkan hal baru untuk dipelajari.

Museum Bank Indonesia adalah bukti nyata bahwa belajar sejarah dan ekonomi itu nggak harus bikin ngantuk. Tempat ini membuktikan bahwa museum bisa jadi menyenangkan, relevan, bahkan kekinian. Di sini, kamu nggak cuma lihat benda tua tapi diajak masuk ke dalam cerita bangsa, memahami pentingnya keuangan dalam hidup, dan yang paling penting: pulang dengan rasa puas karena liburanmu punya makna.

Museum Bank Indonesia cocok buat keluarga, pelajar, dan siapa pun yang pengen liburan yang bisa menambah wawasan. Hampir dua jam rombongan wartawan mitra BI Papua berkeliling menelusuri “labirin sejarah uang” di MuBI. Banyak wajah terkesima mendengar penjelasan demi penjelasan, sebagian mengangguk-anggukan kepala entah memahami atau sekadar menghormati orang yang menjelaskan. Setidaknya, wawasan tentang sejarah uang bertambah.

“Ini salah satu tujuan kita mengajak kawan-kawan media ke sini. Supaya kita tahu perjalanan panjang uang di Negara ini,” ungkap Kepala BI Papua Faturachman. Koleksi uang di MuBI sangatlah lengkap, tidak saja perjalanan uang di Indonesia. Koleksi uang asing juga ada. Memecah keseriusan dalam muka seksama para wartawan dari Sumbar, dua orang petugas MuBI mencegat beberapa orang dari rombongan untuk wawancara vlog namun tidak sepat.

Page: 1 2 3 4 5

Juna Cepos

Recent Posts

Mendagri: 29 Persen Masyarakat di Papua Tak Miliki Rumah

Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…

2 days ago

Sempat Menanyakan Saya Salah Apa

Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…

2 days ago

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

5 days ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

5 days ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

5 days ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

5 days ago