Menurutnya, pasar dan pedagang sayur keliling memiliki peran masing-masing. Pasar tradisional menyediakan barang lebih lengkap dan dalam jumlah besar, sementara pedagang keliling menjawab kebutuhan praktis dan cepat.
“Mas sayur tidak jual yang lengkap-lengkap seperti di pasar. Jadi untuk pasar dan mas sayur sama-sama saling menguntungkan, cuma momennya berbeda,” tambahnya.
Di Sentani, suara klakson mobil dan motor sayur mungkin terdengar sederhana. Namun di baliknya, ada harapan, ada keluarga yang bergantung, dan ada pilihan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. (bersambung)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…
Ketua Bapemperda DPR Kota Jayapura, Ismail Bepa Ladopurab, menilai materi sosialisasi Perda RTRW yang…
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…