Menurutnya, pasar dan pedagang sayur keliling memiliki peran masing-masing. Pasar tradisional menyediakan barang lebih lengkap dan dalam jumlah besar, sementara pedagang keliling menjawab kebutuhan praktis dan cepat.
“Mas sayur tidak jual yang lengkap-lengkap seperti di pasar. Jadi untuk pasar dan mas sayur sama-sama saling menguntungkan, cuma momennya berbeda,” tambahnya.
Di Sentani, suara klakson mobil dan motor sayur mungkin terdengar sederhana. Namun di baliknya, ada harapan, ada keluarga yang bergantung, dan ada pilihan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. (bersambung)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Fenomena astronomi langka Blue Moon atau Bulan Biru diprediksi akan kembali terjadi dalam waktu dekat.…
Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…