Categories: FEATURES

Bangun Kesadaran Kolektif, Harus Jadi Benteng Bagi Diri Sendiri dan Lingkungan

Upaya Ditresnarkoba Polda Papua Untuk Hindarkan Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda

Di tengah meningkatnya peredaran narkotika di Papua, ancaman kini tak lagi mengenal usia. Anak-anak usia sekolah mulai menjadi sasaran empuk. Situasi ini mendorong Polda Papua melalui Direktorat Reserse Narkoba memperkuat langkah pencegahan, dengan turun langsung ke sekolah-sekolah memberikan edukasi. Salah satunya di SMA Negeri I Jayapura.

Laporan: Karolus Daot_Jayapura.

Suasana berbeda tampak di SMA Negeri 1 Jayapura, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Jumat (10/4). Saat lonceng istirahat berbunyi, para siswa tidak berlarian ke halaman sekolah seperti biasanya. Mereka justru berbondong-bondong menuju ruang laboratorium biologi.

Di ruangan itulah, puluhan siswa duduk rapi, memperhatikan materi sosialisasi pencegahan narkoba yang disampaikan Tim Ditresnarkoba Polda Papua. Wajah-wajah muda itu tampak serius, sesekali berubah antusias ketika sesi tanya jawab dibuka. Rasa ingin tahu mereka begitu besar tentang apa itu narkotika, jenis-jenisnya, hingga dampak yang ditimbulkan.

Materi yang diberikan tidak sekadar teori. Para siswa diperkenalkan langsung pada jenis-jenis narkotika yang marak beredar, seperti ganja dan sabu-sabu. Mereka juga dijelaskan dampak penggunaan narkoba dari berbagai sisi fisik, mental, hingga sosial.

Paur Anev Bin Ops Ditresnarkoba Polda Papua, Ipda Aco Uyo, menjelaskan bahwa narkotika merupakan zat kimia yang dapat memengaruhi kondisi tubuh dan pikiran seseorang.

“Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman maupun bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis, yang dapat menyebabkan perubahan kesadaran, menghilangkan rasa nyeri, dan menimbulkan ketergantungan,” ujarnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

6 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

14 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

15 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

17 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

18 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

19 hours ago