Sekolah pun menerapkan aturan tegas. Siswa yang terbukti menggunakan narkoba akan dikembalikan kepada orang tua setelah melalui koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Badan Narkotika Nasional. “Kami tidak langsung menghakimi. Kami lakukan pengamatan terlebih dahulu. Tapi jika terbukti, kami harus bertindak tegas demi menyelamatkan masa depan mereka,” tegasnya.
Fenomena ini menurut Yusupriyani menjadi pengingat bahwa ancaman narkoba semakin dekat dengan kehidupan generasi muda. Di tengah derasnya pengaruh lingkungan dan semakin mudahnya akses, edukasi dan pengawasan menjadi kunci utama.
“Semoga dengan kegiatan ini mampu menjadikan sekolah sebagai benteng terakhir dalam menjaga generasi penerus bangsa tetap sehat, produktif, dan terbebas dari jerat narkotika,” pungkasnya (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol mengatakan, salah satu alasan nikah…
Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura resmi membuka Rapat Paripurna Istimewa Masa Persidangan II Tahun…
Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan atensi khusus terhadap proses…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo melalui Wakil Wali Kota, Rustan Saru, memaparkan berbagai capaian pembangunan…
Ia menyebutkan, Indonesia saat ini menempati posisi kedua dengan kasus TBC terbanyak di dunia. Sementara…
emerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pendataan penerima program…