Saat ini tatap muka itu akan dilakukan pada saat lokakarya dan saat itu juga pihaknya melakukan refleksi. Selalu ada penguatan-penguatan dari fasilitator, namun itu tidak bisa diikuti oleh semua orang. Itu hanya bisa diikuti oleh guru penggerak dan sekolah penggerak.
Karena itu, perlu juga dari masing-masing guru untuk belajar secara mandiri melalui platform Merdeka mengajar dan juga mau belajar dari teman-temannya yang sebagai guru penggerak atau pun komunitas belajar di sekolahnya.
Dia juga menilai untuk guru penggerak di tingkat SMP, dan sekolah penggeraknya itu selama ini progresnya bagus dan mereka aktif. Mereka juga terlibat dalam kegiatan pengimbasan atau berbagi praktik baik di sekolah, bahkan untuk di tingkat kota di masing-masing komunitas belajar.
“Jadi menurut evaluasi saya guru penggerak dan sekolah penggerak yang ada di Kota Jayapura itu sudah baik, ini sudah tahun ketiga jadi untuk angkatan pertama tahun 2021 hanya tersisa beberapa bulan lagi untuk kontrak kerjanya sebagai sekolah penggerak setelah itu mereka akan dievaluasi dengan melihat rapor pendidikannya,” pungkasnya. (*/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kota Jayapura, Simon Petrus Koirewoa, menjelaskan bahwa pendataan yang dilakukan tidak…
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, Steven Alexander Wonmaly, mengatakan penetapan tersebut mengacu pada Peraturan…
Dalam peristiwa tersebut, seorang pria bernama Yoram sempat disiram menggunakan bensin oleh sang istri berinisial…
Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggen, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN untuk membantu proses…
Selain kepala daerah, gubernur juga mengingatkan kepada direktur dan seluruh tenaga medis untuk senantiasa siap…
Kepala DPMPTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama strategis untuk…