Categories: FEATURES

Tolong Korban Tenggelam, Pengelola Café dan Tempat Wisata Harus Tahu Tekniknya

Upaya Meminimalisir Korban Kecelakaan Laut di Pantai Holtekamp

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke -44  Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI)  yang jatuh pada, Minggu (10/11), RAPI  dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jayapura memberi pelatihan dasar teknik pertolongan di air (Water Rescue).

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Pelatihan tersebut diikuti kurang lebih sebanyak 65 orang yang tergabung beberapa organisasi sosial diantaranya Dompet Duafa, Pramuka Sakawana bakti, termasuk RAPI  dan Basarnas dari Kabupaten/kota Jayapura dan Keerom. Kegiatan berlangsung di Pos Rapi Jalan Pantai Holltekamp, Sabtu (9/11).

  Ketua RAPI  Daerah Papua Muhammad Fahri, ST, MT mengatakan bahwa, latihan Water Rescue yang digelarkan itu bertujuan untuk memberikan edukasi serta membagikan pengalaman dari Basarnas terkait pertolongan pertama ketika terjadinya hal tidak diinginkan terjadi terhadap wisatawan yang berkunjung ke pantai.

  “Ini bertujuan untuk memantau para wisatawan yang berkunjung ke pantai. Serta memberikan edukasi kepada pengunjung untuk mengantisipasi kejadian orang yang tenggelam saat berenang,” ungkapnya.

  Ia berharap dengan adanya latihan tersebut dapat berguna dan memberikan pertolongan pertama serta meminimalisir korban laka laut terjadi di Pantai Holltekamp. Mengingat kata Fahri, dalam tahun 2024 ini korban laka laut di pantai Holltekamp sudah cukup banyak namun, ia tidak menyebutnya secara detail.

  “Juga mengurangi korban yang di mana kita ketahui selama ini di pantai ini (Pantai Holltekamp) banyak kejadian korban meninggal karena terlambatnya pertolongan pertama. Jadi itulah yang menjadi perhatian kami (Rapi) di dalam bidang komunikasi sekaligus pertolongan pertama ketika terjadinya laka laut,” ujarnya.

   Hal yang senada juga disampaikan, Safril Nasir Ketua l RAPI  Daerah 27 Papua saat di wawancara Cenderawasih Pos, di Pos RAPI Pantai Holltekamp, Sabtu (9/11) siang.

   Safril mengatakan, untuk mengurangi serta mengantisipasi terjadi banyaknya makan korban di Pantai Holltekamp, pihaknya telah mengundang semua pemilik restoran dan cafe di sepanjang pantai Holltekamp  untuk mengikuti pembekalan Water Rescue dengan harapan bisa menjadi pertolongan pertama ketika ada laka laut di sekitar tempat usahanya, sebelumnya petugas tiba di lokasi.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kasus Malaria di Kabupaten Jayapura Meningkat

Pada tahun 2024, jumlah masyarakat yang menjalani tes malaria sebanyak 358.589 orang dengan temuan kasus…

2 hours ago

Pemerintah Diminta Segera Bayar Ganti Rugi Tanah Jalan Alternatif Nendali

Erick Ohee menilai aksi pemalangan tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat yang menuntut hak mereka agar…

3 hours ago

Mobilitas Penumpang di Bandara Sentani Mulai Meningkat

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil melalui Kapolsek Kawasan Bandara Sentani Iptu…

4 hours ago

Dorong Potensi Pariwisata, Pemkab Jayapura Bangun Ruas Jalan Demta-Tarfia

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, mengatakan pada tahun ini terdapat beberapa proyek…

5 hours ago

Jurnalis Kabupaten Jayapura Berbagi Takjil di Lampu Merah Bandara Sentani

Koordinator Jurnalis Kabupaten Jayapura sekaligus Ketua FJPI Papua, Kornelia Mudumi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk…

6 hours ago

Bandara Sentani Gelar CSR Safari Ramadan

General Manager Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer Rohim, mengatakan, dalam program ini, manajemen…

7 hours ago