Categories: FEATURES

Teruna Bakti Langsung Kembalikan, SMPN 5 Miliki Guru yang Mampu Mendeteksi

Mencermati Komitmen Sekolah Mensikapi Peserta Didik yang Tersentuh Narkoba

Sangat disayangkan sekolah yang seharusnya menjadi lembaga utama untuk menimba ilmudan pengembangan diri serta tempat yang dianggap aman untuk anak-anak kini tak lagi sama. Narkoba perlahan masuk dan merusak dari dalam.

Laporan: Jimianus Karlodi_Kota Jayapura

Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, dewasa ini di Kota Jayapura telah menjadi fenomena yang sangat memprihatinkan. Generasi muda, terutama pelajar diminta untuk menghindari narkoba, karena narkoba mengancam kelangsungan hidup dan masa depan.

Permasalahan narkoba di Kota Jayapura dihadapkan pada keadaan yang sangat mengkhawatirkan akibat maraknya pengedar dan pemakai. Oleh karena itu, diharapkan keterlibatan stakeholder untuk bersama-sama menanggulanginya.

Sayangnya peredaran narkoba dikalangan pelajar telah merambat ke tingkatan yang paling bawah yakni Sekolah Dasar (SD). Kondisi inipun menimbulkan banyak pertanyaan dari masyarakat. Lantaran sekolah yang seharusnya menjadi lembaga utama untuk menimba ilmu, tempat sosialisasi dan pengembangan pribadi, serta tempat yang dianggap aman untuk anak-anak. Namun, justru dinodai dengan perilaku yang tidak lazim terjadi.

Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya pengungkapan kasus tindak kejahatan narkoba oleh aparat penegak hukum yang semakin beragam polanya dan semakin masif pula jaringan sindikatnya. Dampaknya perilaku sebagian remaja yang secara nyata telah jauh mengabaikan nilai-nilai kaidah dan norma serta hukum yang berlaku di tengah kehidupan masyarakat.

Tak heran, peredaran narkotika di Kota Jayapura semakin meningkat, seakan dibiarkan begitu saja. Sehingga kondisi dapat dimanfaatkan oleh oknum tertentu tak terkecuali dikalangan pelajar. Untuk menghindari permasalahan ini, berbagai langkah telah dilakukan oleh pemerintah, pihak sekolah, BNN hingga aparat penegak hukum.

Seperti halnya dilakukan sekolah berikut ini; Pertama, Sekolah Menengah Atas (SMA) YPPK Taruna Bakti, Waena. Kepada Cenderawasih Pos Kepala SMA YPPK Teruna Bakti, Carolina Ragainaga pada pekan lalu menegaskan bahwa bagi siswa yang kedapatan mengunakan barang haram tersebut akan dikembalikan kepada orangnya.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk ketegasan pihak sekolah dalam memerangi peredaran narkoba di Kota Jayapura terutama di lingkungan sekolah.

“Tentunya penegasan kita sudah jelas, untuk anak-anak, bapak/ibu sudah tau karena itu sudah sekalian dengan tata tertib sekolah. Jadi kalau anak-anak ketauan mengunakan barang tersebut (Narkotika) akan kita kembalikan kepada orang tua dan dibina oleh lembaga yang bisa membina mereka,” jelas Carolina Ragainaga saat di konfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (10/9).

Kepsek mengaku, pihaknya tidak bisa menangani jika siswa telah terpengaruh dengan barang narkotika dan obat-obat terlarang lainnya. Hal ini menurutnya diperlukan kerja sama antara stake holder yang ada salah satunya adalah Badan Narkotika Nasional (BNN).

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Desak Perlindungan Warga Sipil di Tengah Konflik Bersenjata

Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…

12 hours ago

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

13 hours ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

14 hours ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

16 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

17 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

18 hours ago