Categories: FEATURES

Win-win Solution Ekonomi Indonesia, Perbaiki yang Kurang Lanjutkan yang Baik

Akademisi Ekonomi Uncen Prof. Julius Ary Mollet, PhD Soal Pergantian Menkeu RI

Presiden Prabowo Subianto pada Hari Senin (8/9) telah melakukan reshuffle beberapa menteri, salah satunya Menteri Keuangan Sri Mulyani digantikan Purbaya Yudhi Sadewo. Lantas seperti apa tanggapan Direktur Pusat Studi Pembangunan Ekonomi dan Penanggulangan Kemiskinan Papua dari Uncen Prof. Julius Ary Mollet, PhD.?

Laporan: Priyadi -Jayapura

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati diganti Purbaya Yudhi Sadewa. Pergantian ini sontak menjadi perhatian publik dan pasar keuangan, mengingat posisi Menkeu sangat strategis dalam menjaga stabilitas fiskal dan arah kebijakan ekonomi nasional.

Di balik perubahan ini, muncul beragam pandangan. Salah satunya datang dari Direktur Pusat Studi Pembangunan Ekonomi dan Penanggulangan Kemiskinan Papua Universitas Cenderawasih (Uncen), Prof. Julius Ary Mollet, PhD.

Menurut Prof. Julius, Purbaya bukanlah sosok asing di dunia ekonomi Indonesia. Sebelum dilantik sebagai Menteri Keuangan, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Kariernya pun cukup panjang: sempat menjadi Field Engineer di Schlumberger Overseas SA (1989–1994), meraih gelar master dan doktor di bidang ekonomi dari Purdue University, Amerika Serikat, hingga menjabat sebagai CEO Danareksa Securities.

“Purbaya dikenal terbuka dan tegas. Bahkan ia pernah mengkritik lembaga internasional seperti IMF karena menilai proyeksi mereka terlalu optimistis. Jadi, ia bukan tipe yang hanya ikut arus,” ujar Prof. Julius, Selasa (8/9).

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

35 minutes ago

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

2 hours ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

3 hours ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

4 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

5 hours ago

Proses Penjemputan Ternyata Tak Mudah

Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…

9 hours ago