Dengan demikian, pergantian ini bukan semata soal nama, melainkan juga momentum untuk menyeimbangkan keberlanjutan kebijakan dan kebutuhan penyesuaian di tengah tantangan ekonomi global. “Saya cukup senang sekali Menkeu yang baru saat diwawancara ia tidak membuat perubahan yang substansial terhadap kebijakan telah dilakukan,” imbuhnya.
Kata Profesor Ary, memang perlu diketahui bahwa tugas dari Kementerian Keuangan ini, selain dia harus berupaya untuk mengejar fiskal dan sosok Menkeu yang baru ia juga mengetahui apa kebijakan fiskal.
Dan perlu digaris bawahi, dari perspektif pasar khususnya pasar uang yang sangat sensitif tentu secara pribadi Sri Mulyani masih dibutuhkan Menkeu yang baru, apalagi ada kejadian kemarin terkait adanya masalah penyesuaian kenaikan pajak.
“Tapi sebenarnya dari awal Sri Mulyani setelah Jokowi selesai menjadi Presiden RI, Sri Mulyani ia sudah ada isu untuk resign alasannya mungkin karena lebih capek tapi Presiden Prabowo pakai dia untuk jadi menteri, tapi sekarang sudah diganti tentu tidak ada masalah baginya,”katanya
Oleh karena itu, dengan Menkeu yang baru tentu harus ada kebijakan-kebijakan yang harus dipikirkan oleh Presiden Prabowo terkait dengan kaitannya keuangan negara maupun kemampuan keuangan Indonesia, karena belanja nasional agak sedikit besar di tahun lalu dan tahun ini, sehingga muncul efisiensi dan dari inilah dalam rangka mengelola keuangan khususnya untuk pemerintah ini berimplikasi seperti yang pernah didiskusikan.
Karena berimplikasi dengan sektor lainnya yang tentunya ini akan menjadi hambatan di dalam tingkatan pertumbuhan ekonomi. Sehingga point penting untuk Menteri Keuangan yang baru adalah bisa mengikuti apa yang sudah dilakukan Sri Mulyani dan Menteri Keuangan yang baru tidak merubah apa-apa, dia akan berusaha keras untuk itu.
” Saya pikir ini sudah on the track sudah bagus, karena biasanya menteri yang baru membuat kebijakan baru, ini yang bermasalah tetapi dari statement Menteri Keuangan yang baru sudah cukup dengan kebijakan yang ada tinggal meneruskan membenahi yang kurang artinya Win Win Solution keuangan Indonesia ke depan,” tegasnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kasie Propam Polres Tolikara Iptu Yohanes Pattipelohi yang juga selaku penuntut sidang menyatakan dari 7…
Kepala BKPSDM Kabupaten Jayapura, Erni Kallem, mengatakan langkah tegas tersebut diambil menyusul ditemukannya perbedaan signifikan…
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil skrining yang dilakukan terhadap ibu hamil di Kabupaten Jayapura, khususnya di…
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, menjelaskan, kronologi pengungkapan…
Dalam sosialisasi tersebut, Aiptu Amri Rajawali menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para pelajar. Ia menegaskan…
Ketua Klasis Baliem Yalimo Pdt Edwar Su, S.Th menyatakan Peringatan ini merujuk pada peristiwa bersejarah…