Sementara itu, di Tanah Hitam Abepura, Ibu Ally (40) terlihat sibuk menyiapkan bubur kacang hijau yang dicampur dengan pisang di lapak jualannya. “Ramadan bukan alasan untuk berhenti. Justru, ini saatnya berjuang lebih keras,” Ibu Ally ketika ditanya Cenderawasih Pos.
Persaingan makin banyak. Penjual dadakan ada di mana-mana. Namun, Ibu Ally tak khawatir. Baginya, kualitas adalah segalanya. “Tapi saya percaya, kualitas yang bicara,” ucapnya sambil menuang bubur kacang hijau ke dalam gelas yang ia siapakan untuk pelanggannya.
Bekerja saat puasa bukan hal mudah. Panas menyengat. Energi terkuras. Tapi semangat harus tetap menyala. “Badan boleh lelah, tapi rezeki tetap harus dicari,” tambahnya.
Setiap Ramadan, pola konsumsi berubah. Permintaan bubur kacang hijau meningkat. Peluang terbuka lebar. Ibu Ally melihat ini sebagai kesempatan. “Banyak yang mencari minuman sehat untuk buka puasa. Saya manfaatkan itu,” katanya.
“Bulan ini penuh berkah. Selama ada niat dan usaha, rezeki pasti datang,” pungkasnya.(*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Dalam imbauannya, bupati secara khusus meminta gereja-gereja di wilayah Kabupaten Jayapura untuk mengajak seluruh jemaat…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…