Categories: FEATURES

Tak Semua Takjil Dibuat Sendiri, Lebih Banyak Titipan yang Dijual Lapak

  Barang dagangan yang dijual  seperti lontar, asida, kue lapis, pastel, es pisang ijo dan beberapa menu lainnya yang tidak di sebutkan kadang laku terjual dan kadang tidak.

   Sri selalu bersyukur atas rejeki yang di dapat dari hari pertama ia berjualan hingga hari ke enam Ramadhan ini, rejeki yang di dapat sudah mencapai jutaan rupiah. Dirinya pun tak menjelaskan kepada Cenderawasih Pos terkait dengan jumlah pendapatannya tiap hari.

   Ia diketahui hanyalah seorang karyawan penjaga lapak dagangan takjil tersebut. Sementara itu para pemilik takjil hanya menitipkan jualannya di tempat itu. Keuntungan yang ia peroleh diambil dari persenan hasil dari dagangannya itu. Sehingga upah yang di dapat di tabung untuk memenuhi kebutuhannya setiap hari.

   “Saya disini hanya bantu jaga saja, yang punya tempat ini tidak ada disini, sebagian besarnya kue-kue yang dijual ini titipan dari orang,” ungkap Sri ketika disambangi Cenderawasih Pos, Kamis (6/3) pagi.

Lebih lanjut, Sri menyebutkan kurang lebih sebanyak delapan orang yang menitipkan menu takjilnya untuk dijualkan ditempat tersebut. Sementara untuk harga semua jenis kue, lanjut Sri rata-rata sama tidak ada perbedaan, berkisar Rp 2.500/buah.

   “Alhamdulillah makin ramai sampai hari ke-6, semoga sampai selesai dan seterusnya,” tutur

Sri mengatakan segala jenis takjil yang ia jual itu aman dari bahan berbahaya, seperti yang ditakuti oleh masyarakat pada umumnya.  Apabila takjil yang ia jual itu tidak habis maka, akan dibagikan kepada semua orang yang datang ketika jam sudah berbuka puasa atau dibawa ke masjid. Yang artinya tidak disimpan apalagi dijual kembali.

  “Tidak, dibagi-bagi kepada siapa saja yang datang kesini setelah berbuka puasa,” tandasnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

101 Siswa di Merauke Dinyatakan Tidak Lulus

Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…

9 hours ago

Pemkab Merauke Ajukan Formasi Khusus Guru ke Kementrian PAN-RB

‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…

10 hours ago

SDN Dunlop Sentani Sudah 17 Kali Dipalang, Pemkab dan Pemilik Tanah Sepakat Tempuh Jalur Hukum

Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…

11 hours ago

Sengketa Tanah di Kabupaten Jayapura Capai Ratusan Miliar

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…

12 hours ago

Tolak Berikan Bensin Gratis, Pemilik Kios Jadi Korban Penikaman

Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…

13 hours ago

Pemprov Papua Selatan Kembalikan Aset Gedung ke Pemkab Merauke

Aset gedung yang dikembalikan tersebut berupa Gedung Negara yang digunakan sebagai Kantor Gubernur Papua Selatan…

14 hours ago