

Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong saat bersalaman dengan Ketua Bawaslu Papua Hardin. Usai penandatanganan berita acara pendanaan PSU di lantai 4 kantor gubernur, Kamis (6/3/) (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong menegaskan, tidak ada celah bagi siapa pun untuk menganggu tahapan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Gubernur Papua.
Hal itu disampaikan Gubernur Ramses disela-sela penandatanganan berita acara pendanaan PSU di lantai 4 kantor gubernur, Kamis (6/3/).
Selain itu, Ramses juga meminta seluruh penyelenggara dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua untuk netral.
“Pesan saya seluruh penyelenggara dan ASN Pemprov harus netral, hilangkan kepentingan pribadi dan kelompok yang merusak jalanya demokrasi di Papua,” kata Ramses dalam arahannya.
Ia juga meminta penyelenggara PSU pemilihan gubernur harus secara cermat, sehingga tidak menimbulkan koflik baru ke depan. “Sebab kita ini menggunakan uang rakyat dan bertanggung jawab untuk itu,” tegasnya.
Gubernur Ramses juga berharap ke penyelenggara Pilkada agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ke depannya.
“Saya harap Agustus berjalan aman hingga melahirkan pemimpin yang dipilih olah rakyat Papua,” imbuhnya.
Selain mengingatkan penyelenggara, Gubernur Ramses juga mengingatkan bupati dan wali kota definitif, dalam bertindak harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku
“Boleh tidak mereka jadi tim, ya boleh. Namun harus cuti,” tegas Gubernur Ramses.
“Sekali lagi yang digunakan dalam PSU itu adalah uang rakyat, sehingga dalam pelaksanaannya juga saya minta penyelenggara dan aparat keamanan termasuk seluruh ASN Pemprov harus netral, Jika sudah netral, saya yakin berjalan dengan baik dan benar,” pungkasnya. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…