Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, antusias warga korban cukup tinggi. Dimana sejak pagi hingga siang hari sekitar 70 hingga 100 korban telah mendapatkan layanan pijat refleksi. Jumlah itu diperkirakan terus bertambah hingga sore dan malam hari, bahkan dapat mencapai 200 hingga 300 orang.
Pelayanan pijat tersebut merupakan bagian dari dukungan Baznas Provinsi Papua bagi warga terdampak kebakaran. Dalam pelaksanaannya, Baznas juga berkoordinasi dengan Universitas Cenderawasih (Uncen), khususnya bidang kedokteran, untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi para pengungsi.
Untuk tahap awal, pelayanan tersebut direncanakan berlangsung selama dua hari. Setelah itu, Baznas Provinsi Papua akan melakukan koordinasi dengan Baznas Pusat untuk menentukan langkah pelayanan berikutnya.
Di tengah puing-puing rumah yang terbakar dan kehidupan warga yang belum sepenuhnya kembali normal, pijat refleksi mungkin terlihat sebagai bentuk bantuan yang sederhana. Namun bagi mereka yang tubuhnya lelah setelah melewati hari-hari penuh tekanan, perhatian sederhana itu memiliki arti tersendiri. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura. Peringatan…
Untuk yang pertama diterbangkan di hari kedua pasca insiden penembakan tersebut Korban Aprida Rapi diterbangkan…
Kampung Onam merupakan salah satu kampung Perbatasan yang terletak di pinggiran sungai Sofker. Kampung ini…
Kedelapan tersangka masing-masing FA (30), YA (33), RA (35), ZT (40), OR (29), RA (42),…
Pemerintah Kabupaten Jayapura masih menghadapi pekerjaan rumah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran tanah yang telah digunakan…
Dua dari sembilan perempuan yang menjadi korban penculikan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik…