Karena itu kata dia bahwa lomba MTQ kali ini hanya sebagai sarana untuk menstimulasi memberikan motivasi agar anak-anak yang lain yang belum terlibat di dalam pelaksanaan kegiatan seperti itu bisa mengikuti literasi tersebut. Terutama mengenai peningkatan baca Alquran, kemudian menulis. Itu sesungguhnya tugas pokok dari LPTQ dan itu terabaikan.
“Lomba juara itu hanya sasaran antara, sasaran utama anak-anak bisa paham, tahu, membaca dan menulis melakukan dan memahami, menghayati dan mengimplementasi. Itu terabaikan dengan cara begini. Kita kabupaten kota ini betul-betul fokus membina, berdarah-darah istilahnya. Unsur edukatif pembinaan itu tidak dapat dalam hal ini,”pungkasnya.(*/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah, Bupati mengumumkan total anggaran sebesar Rp 2 miliar yang dialokasikan…
Pulau kecil ini menjadi saksi awal masuknya Injil di wilayah Tabi—yang meliputi Jayapura, Sarmi, dan…
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan cukup besar karena…
Pemerintah Teheran kemudian mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Ketidaksenangan Trump mencerminkan harapan Washington…
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, Presiden Prabowo telah memitigasi berbagai…
Mobil listrik Cello pun lahir sebagai salah satu prototipe yang cukup ambisius pada masanya. Secara…