Karena itu kata dia bahwa lomba MTQ kali ini hanya sebagai sarana untuk menstimulasi memberikan motivasi agar anak-anak yang lain yang belum terlibat di dalam pelaksanaan kegiatan seperti itu bisa mengikuti literasi tersebut. Terutama mengenai peningkatan baca Alquran, kemudian menulis. Itu sesungguhnya tugas pokok dari LPTQ dan itu terabaikan.
“Lomba juara itu hanya sasaran antara, sasaran utama anak-anak bisa paham, tahu, membaca dan menulis melakukan dan memahami, menghayati dan mengimplementasi. Itu terabaikan dengan cara begini. Kita kabupaten kota ini betul-betul fokus membina, berdarah-darah istilahnya. Unsur edukatif pembinaan itu tidak dapat dalam hal ini,”pungkasnya.(*/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG 725/WRG Letkol Inf Muhamad Safril menyatakan meskipun saat iniTNI/POLRI sedang diberikan…
Kenapa Minuman Manis Kurang Tepat Saat Haus? Saat cuaca panas, tubuh kehilangan banyak cairan melalui…
Puluhan personel gabungan dikerahkan, melibatkan Brimob Batalyon B Polda Papua Tengah, Satuan Sabhara, Satuan Narkoba,…
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menunjukan sikap…
Petugas membuntuti TN sejak dari pos penyekatan di wilayah Kwamki Narama sebelum akhirnya menyergap pelaku…
Tuntutan para pendemo tersebut sama dengan aksi demo sebelumnya yang menolak Program Strategis Nasional serta…