Karena itu kata dia bahwa lomba MTQ kali ini hanya sebagai sarana untuk menstimulasi memberikan motivasi agar anak-anak yang lain yang belum terlibat di dalam pelaksanaan kegiatan seperti itu bisa mengikuti literasi tersebut. Terutama mengenai peningkatan baca Alquran, kemudian menulis. Itu sesungguhnya tugas pokok dari LPTQ dan itu terabaikan.
“Lomba juara itu hanya sasaran antara, sasaran utama anak-anak bisa paham, tahu, membaca dan menulis melakukan dan memahami, menghayati dan mengimplementasi. Itu terabaikan dengan cara begini. Kita kabupaten kota ini betul-betul fokus membina, berdarah-darah istilahnya. Unsur edukatif pembinaan itu tidak dapat dalam hal ini,”pungkasnya.(*/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Turut hadir pula Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Maruli Simanjuntak, dan KSAL Muhammad…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Kepala Biro Humas Kemenhaj RI, Moh Hasan Afandi, memberikan pernyataan resmi melalui konferensi pers yang…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Belum lagi, ”dibantai” penguji saat sidang skripsi. Hal itu membuatnya enggan membuat skripsi. Gayung bersambut,…