Categories: FEATURES

Terbiasa Pulang Bawa Uang, Juru Parkir Bingung Bayar Makan dan Kebutuhan Lain

Melihat Lebih Dekat Penerapan QRIS bagi Jasa Parkir di Kota Jayapura

Kemajuan teknologi kerap hadir sebagai jawaban atas tuntutan zaman. Digitalisasi transaksi, transparansi pendapatan, hingga efisiensi pelayanan publik menjadi kata kunci yang terus digaungkan. Termasuk pengunaan QRIS dalam pembayaran parkir di Kota Jayapura

Laporan: Mustakim Ali_Jayapura

Pemberlakukan QRIS untuk pembayaran retribusi parkir dari masyarakat ke juru parkir memang sudah mulai diterapkan di Kota Jayapura . Namun, di balik semangat modernisasi itu, selalu ada cerita lain di lapangan—cerita tentang manusia yang harus beradaptasi, perlahan dan tidak selalu mudah.

Sebuah kebijakan yang di atas kertas, tampak progresif dan sejalan dengan arah kebijakan nasional menuju transaksi non-tunai. Namun, di titik-titik parkir kota, realitas berbicara dengan nuansa yang lebih kompleks.

Di antara kemajuan teknologi dan fakta lapangan, kebijakan ini menjadi tantangan tersendiri. QRIS memang menawarkan transparansi dan kemudahan, tetapi bagi sebagian juru parkir, kebijakan ini belum sepenuhnya terasa membumi.

Di kawasan Entrop, Jayapura Selatan, Selasa (6/1), Cenderawasih Pos menelusuri langsung bagaimana kebijakan ini diterima oleh para petugas parkir—mereka yang selama ini menjadi garda terdepan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Frans, seorang juru parkir yang menggantungkan hidup dari sistem bagi hasil jasa parkir, menilai kebijakan QRIS masih perlu pendalaman. Menurutnya, sebagian besar pengguna parkir hingga kini masih lebih nyaman menggunakan uang tunai.

“Sejak di-launching, kami lihat masyarakat malah lebih nyaman bayar cash,” ujar Frans sambil tetap mengatur kendaraan yang keluar masuk area parkir.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

17 hours ago

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

21 hours ago

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

1 day ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

1 day ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

1 day ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

1 day ago