Namun, suara dari lapangan menunjukkan bahwa transformasi digital tidak bisa dilepaskan dari kondisi sosial-ekonomi pelaksana kebijakan. Dinamika yang dialami para juru parkir ini mungkin belum mewakili keseluruhan kondisi di Kota Jayapura.
Namun, ia cukup menjadi cermin bahwa setiap kebijakan publik membutuhkan pendekatan yang manusiawi: sosialisasi yang intens, transisi yang bertahap, serta solusi konkret bagi mereka yang terdampak langsung.
Di titik inilah, QRIS bukan sekadar soal teknologi, tetapi tentang bagaimana pemerintah hadir memastikan bahwa kemajuan tidak meninggalkan siapa pun di belakang.(*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ekspedisi Patriot merupakan program kerjasama Undip dengan Pemerintah Kabupaten Keerom yang digagas oleh Kementerian Transmigrasi…
SMA YPK Diaspora Kotaraja menandai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 dengan meluncurkan program kelas bilingual…
Kasat Resnarkoba Polres Jayapura AKP Bima Nugraha Putra mengatakan, penerapan Restorative Justice dilakukan secara selektif…
Insiden maut ini mengakibatkan satu orang penumpang mengalami luka berat dan sembilan lainnya—termasuk dua anak…
Kepala Kantor Bea dan Cukai Merauke Isa Ramadhan menyatakan, penanganan kasus kepemilikan puluhan bungkus rokok…
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy Tohir Sabara mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diketahui…