Namun, suara dari lapangan menunjukkan bahwa transformasi digital tidak bisa dilepaskan dari kondisi sosial-ekonomi pelaksana kebijakan. Dinamika yang dialami para juru parkir ini mungkin belum mewakili keseluruhan kondisi di Kota Jayapura.
Namun, ia cukup menjadi cermin bahwa setiap kebijakan publik membutuhkan pendekatan yang manusiawi: sosialisasi yang intens, transisi yang bertahap, serta solusi konkret bagi mereka yang terdampak langsung.
Di titik inilah, QRIS bukan sekadar soal teknologi, tetapi tentang bagaimana pemerintah hadir memastikan bahwa kemajuan tidak meninggalkan siapa pun di belakang.(*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayapura Dionisius V.D.P Helan menegaskan bahwa tidak dibenarkan adanya tindakan menghalangi masyarakat yang hendak…
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Hypermart Mall Jayapura. Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan…
"Saya datang untuk melihat kesiapan khususnya di Polda Papua Tengah dalam pengamanan mudik lebaran. Ini…
Kepala Karantina Papua Selatan, Irsan Nuhantoro, menjelaskan bahwa kasuari memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan…
Tim Gabungan Dipimpin Plt. Kapolsek Kurik, Ipda Widi Mulyono, bersama instansi terkait berhasil menemukan dan…
Sebelum tiba di tempat kejadian perkara (TKP), Wali Kota telah lebih dahulu menginstruksikan tim dari…