

Stepanus saat mengatur parkiran salah satu halam tokoh di Kawan Entrop, Selasa (6/1). (foto:Takim/Cepos)
Melihat Lebih Dekat Penerapan QRIS bagi Jasa Parkir di Kota Jayapura
Kemajuan teknologi kerap hadir sebagai jawaban atas tuntutan zaman. Digitalisasi transaksi, transparansi pendapatan, hingga efisiensi pelayanan publik menjadi kata kunci yang terus digaungkan. Termasuk pengunaan QRIS dalam pembayaran parkir di Kota Jayapura
Laporan: Mustakim Ali_Jayapura
Pemberlakukan QRIS untuk pembayaran retribusi parkir dari masyarakat ke juru parkir memang sudah mulai diterapkan di Kota Jayapura . Namun, di balik semangat modernisasi itu, selalu ada cerita lain di lapangan—cerita tentang manusia yang harus beradaptasi, perlahan dan tidak selalu mudah.
Sebuah kebijakan yang di atas kertas, tampak progresif dan sejalan dengan arah kebijakan nasional menuju transaksi non-tunai. Namun, di titik-titik parkir kota, realitas berbicara dengan nuansa yang lebih kompleks.
Di antara kemajuan teknologi dan fakta lapangan, kebijakan ini menjadi tantangan tersendiri. QRIS memang menawarkan transparansi dan kemudahan, tetapi bagi sebagian juru parkir, kebijakan ini belum sepenuhnya terasa membumi.
Di kawasan Entrop, Jayapura Selatan, Selasa (6/1), Cenderawasih Pos menelusuri langsung bagaimana kebijakan ini diterima oleh para petugas parkir—mereka yang selama ini menjadi garda terdepan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Frans, seorang juru parkir yang menggantungkan hidup dari sistem bagi hasil jasa parkir, menilai kebijakan QRIS masih perlu pendalaman. Menurutnya, sebagian besar pengguna parkir hingga kini masih lebih nyaman menggunakan uang tunai.
“Sejak di-launching, kami lihat masyarakat malah lebih nyaman bayar cash,” ujar Frans sambil tetap mengatur kendaraan yang keluar masuk area parkir.
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Langkah ini diambil seminggu pasca-insiden penembakan yang menimpa tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…
Anggota Komisi XIII DPR RI Yan P Mandenas, S.Sos, M.Si menyatakan respon cepat yang diambil…
Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…
Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…