Bendahara panti, Rentata Mariones Yopo, menambahkan bahwa sebagian anak sementara dibawa oleh orang tua atau keluarga mereka, tapi mayoritas masih bertahan di pengungsian. “Kami terus kuatkan mereka. Kami selalu bilang bahwa, Tuhan pasti siapkan sesuatu yang besar di balik peristiwa ini,” katanya dengan mata berkaca-kaca.
Kisah anak-anak Panti Asuhan Pembawa Terang bukan hanya tentang kehilangan harta benda, tapi juga tentang keteguhan hati. Mereka kehilangan rumah, dokumen, bahkan benda-benda kenangan, namun tidak kehilangan harapan.
“Api memang memusnahkan bangunan, tapi tidak bisa membakar semangat dan kasih yang tumbuh di antara anak anak kami. Di tengah segala keterbatasan, mereka percaya: dari abu yang tersisa, Tuhan sedang menyiapkan cahaya baru bagi mereka kedepannya,” pungkas Rentata Mariones (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gibran juga meminta kepada pemerintah daerah untuk terus mengembangkan kopi yang selama ini sudah…
Suasana pasar yang biasanya riuh dengan aktivitas jual beli, mendadak pecah dengan sorak-sorai warga yang…
Kendati demikian, ia memastikan KPK tidak menutup kemungkinan untuk memanggil pihak-pihak di daerah apabila diperlukan…
“Presiden Prabowo menyuarakan kegelisahan rakyat. Tidak masuk akal perusahaan merugi, tetapi elitenya tetap merasa berhak…
Menurut dia, saat ini e-voting juga sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu untuk pemilihan kepala…
"Saat ini kita sedang dikunjungi oleh orang Nomor 2 di republik ini sehingga kami berupaya…