Di tengah tuntutan target dan angka, Robby membawa pendekatan yang tidak biasa. Ia membentuk tim doa bagi seluruh pegawai. Baginya, kerja keras harus berjalan seiring dengan kekuatan spiritual.
“Semua yang kita harapkan dan kerjakan harus diawali dengan doa. Pertolongan Tuhan itu segalanya,” ujarnya dengan nada reflektif.
Tak hanya fokus pada pekerjaan, Robby juga dikenal mengenal karakter setiap pegawainya. Ia memahami siapa yang kuat di lapangan, siapa yang teliti di administrasi, hingga siapa yang perlu didorong secara psikologis. Pendekatan personal ini membuat berbagai persoalan internal dapat diselesaikan dengan baik.
Hak dan insentif pegawai pun selalu menjadi perhatiannya. Menurut Robby, kesejahteraan adalah salah satu kunci utama untuk memotivasi kinerja.
Selama delapan tahun kepemimpinannya, PAD Kota Jayapura hampir selalu melampaui target. Satu-satunya tahun yang tidak mencapai target adalah 2020, saat pandemi Covid-19 melanda dan melumpuhkan hampir seluruh sektor ekonomi.
Secara rinci, Robby Kepas Awi memaparkan capaian PAD selama dirinya memimpin Bapenda Kota Jayapura. Dimulai pada tahun 2018, Target Rp189,7 miliar, Realisasi Rp195,7 miliar (Over target Rp5,9 miliar).
Tahun 2019, target PAD Rp200,5 miliar, Realisasi Rp210,01 miliar (Over target Rp9,5 miliar). Tahun 2020, karena kondisi pandemi Covid-19, target PAD Rp120 miliar, namun hanya bisa terealsiasi sebesar Rp111,7 miliar (Minus Rp8,2 miliar),
Untuk tahun 2021, target Rp215 miliar, reealisasi Rp229,7 miliar (Over target Rp14,6 miliar). Tahun 2022, dari target PAD sebesar Rp250,5 miliar sampai akhir tahun terealisasi Rp297,1 miliar, jauh melampaui target, yakni over target Rp46,5 miliar.
Tahun 202 target Rp260,6 miliar terealisasi Rp260,8 miliar (Over target Rp211 juta). Untuk tahun 2024, target Rp267,2 miliar teralisasi Rp269,6 miliar (Over target Rp2,4 miliar).
Sementara untuk tahun 2025 ini, target PAD Rp290,2 miliar, terealisasi Rp298,5 miliar (Over target Rp8,3 miliar).
Jika dirangkum, total kelebihan PAD yang berhasil dicatat selama delapan tahun kepemimpinan Robby Kepas Awi mencapai Rp108,4 miliar—sebuah angka yang mencerminkan konsistensi dan ketekunan.
Gibran juga meminta kepada pemerintah daerah untuk terus mengembangkan kopi yang selama ini sudah…
Suasana pasar yang biasanya riuh dengan aktivitas jual beli, mendadak pecah dengan sorak-sorai warga yang…
Kendati demikian, ia memastikan KPK tidak menutup kemungkinan untuk memanggil pihak-pihak di daerah apabila diperlukan…
“Presiden Prabowo menyuarakan kegelisahan rakyat. Tidak masuk akal perusahaan merugi, tetapi elitenya tetap merasa berhak…
Menurut dia, saat ini e-voting juga sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu untuk pemilihan kepala…
Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah akan memperluas jaringan SMA Taruna Nusantara dan membentuk sedikitnya 20…