Categories: PEGUNUNGAN

Pemkab Jayawijaya Mulai Latih Opertor Dinsos Terkait Perubahan DTKS ke DTSEN

WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui dinas Sosial mulai memberikan pelatihan kepada petugas diruang lingkupnya terkait dengan perubahan Data Terpadu Kesejahtrahan Sosial (DTKS) ke Data Tunggal Sosial Dan Ekomoni Nasional (DTSEN), ini dilakukan guna melakukan pendataan terhadap masyarakat penerima manfaat di wilayah itu.

Plt Sekda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan data masyarakat miskin yang ada di Jayawijaya awalnya masuk di DTKS, namun karena terjadi perubahan regulasi sehingga harus masuk ke DTSEN, terkait dengan ini tentunya ada penambahan- penambahan persyaratan yang aakan disampaikan dari pusdatin Kemensos sehingga Dinsos Jayawijaya bisa melakukan perubahan itu secara baik.

“Kemarin itu kita memang ada penonaktifan data kurang lebih 18000 lebih dan itu sudah kami sampaikan agar data itu bisa diaktifkan kembali sehingga nantinya data itu tidak merugikan masyarakat kita ,” ungkapnya Jumat (6/3) di Hotel Grand Sartika Wamena.

Item yang kedua, yang akan mengumpulkan data adalah operator kampung, sehingga perlu melatih teman -teman dari dinas sosial terlebih dulu dengan harapannya nanti mereka bisa mentranfer ilmu kepada operator kampung, sehingga diharapkan dalam melakukan penginputan data masyarakat itu bisa dilakukan penginputan secara masif.

“Hal ini dilakukan agar kita tidak merugikan hak -hak dari masyarakat yang secara nyata berhak menerima bantuan dan masuk dalam DTSEN, sehingga ini yang perlu kita bijaki bagaimana teman -teman dinas sosial punya kemampuan dan tak merugikan masyarakat kita dalam pendataan,”kata Tinggal Wusono.

Di tempat Yang sama Plt Kepala Dinas Sosial Simon Kalolik menyatakan dalam pendataan itu ada beberapa item peryaratan kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan dari pemerintah, seperti Dari DTSEN 1dampai dengan 5, yang berhak menerima bantuan, sedangkan DTSEN 6 sampai dengan 10 berarti sudah ada perubahan status.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Wamen HAM: Papua Bukan Tanah Kosong

Menurutnya, selama ini pembangunan di Papua belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Ia menilai…

3 hours ago

PSN Tak Bisa Langsung Ditolak atau Diterima

Menanggapi hal itu, Anggota DPR Papua, Alberth Merauje menegaskan bahwa persoalan PSN tidak dapat serta-merta…

4 hours ago

18 Tahun ‘Disclaimer’, Pemkab Waropen Akhirnya Raih Opini WDP dari BPK

Pemerintah Kabupaten Waropen mengukir sejarah baru dalam tata kelola keuangan daerah. Setelah selama 18 tahun…

4 hours ago

Pangdam XXIV Mandala-Trikora Minta Diundang Nobar Pesta Babi

Pangdam menengaskan, pihaknya tidak melakukan pelarangan ketika ada yang mau putar dan nonton bareng. Bahkan…

9 hours ago

Di Balik Hangatnya Herbal Kemasan, Ada Risiko untuk Hati

Salah satu bahan yang memberikan rasa hangat dan aroma khas pada banyak obat herbal kemasan…

10 hours ago

Sambangi Jayapura, Dedi Mulyadi Ingatkan Pembangunan Jangan Hilangkan Identitas

Ya, pria yang biasa disapa Bapa Aing ini menyambangi Kota Jayapura untuk mengikuti kegiatan Konferensi…

14 hours ago