“Masalah parkir ini memang menjadi salah satu prioritas Dishub selain program lainnya. Kami terus berbenah agar potensi PAD bisa dioptimalkan,” ujar Justin Sitorus.
Menurutnya, saat ini masih ada beberapa wilayah yang belum sepenuhnya tergarap, di antaranya Distrik Muara Tami dan area di sekitar Mall Jayapura. Namun, Dishub telah menyiapkan langkah konkret untuk menata kedua wilayah tersebut.
Sementara untuk wilayah Heram atau Waena sudah disepakati bersama masyarakat untuk dikelola pemerintah.
“Wilayah Waena yang hampir lima tahun tidak tergarap, kini sudah bisa kita masuki. Ini hasil pendekatan dengan masyarakat sekitar, bahkan uji petik sudah kami lakukan,” jelasnya.
Justin menekankan bahwa penataan lahan parkir tidak hanya berfokus pada peningkatan pendapatan, tetapi juga harus melibatkan dukungan masyarakat lokal. Ia berharap, pengelolaan parkir ke depan bisa dilakukan secara partisipatif dan berkelanjutan, agar hasilnya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat lokal sangat penting agar pengelolaan lahan parkir ini bisa berjalan dengan baik, adil, dan membawa dampak ekonomi bagi warga,” tutupnya.
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…