“Masalah parkir ini memang menjadi salah satu prioritas Dishub selain program lainnya. Kami terus berbenah agar potensi PAD bisa dioptimalkan,” ujar Justin Sitorus.
Menurutnya, saat ini masih ada beberapa wilayah yang belum sepenuhnya tergarap, di antaranya Distrik Muara Tami dan area di sekitar Mall Jayapura. Namun, Dishub telah menyiapkan langkah konkret untuk menata kedua wilayah tersebut.
Sementara untuk wilayah Heram atau Waena sudah disepakati bersama masyarakat untuk dikelola pemerintah.
“Wilayah Waena yang hampir lima tahun tidak tergarap, kini sudah bisa kita masuki. Ini hasil pendekatan dengan masyarakat sekitar, bahkan uji petik sudah kami lakukan,” jelasnya.
Justin menekankan bahwa penataan lahan parkir tidak hanya berfokus pada peningkatan pendapatan, tetapi juga harus melibatkan dukungan masyarakat lokal. Ia berharap, pengelolaan parkir ke depan bisa dilakukan secara partisipatif dan berkelanjutan, agar hasilnya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat lokal sangat penting agar pengelolaan lahan parkir ini bisa berjalan dengan baik, adil, dan membawa dampak ekonomi bagi warga,” tutupnya.
Dalam kerangka strategi tersebut, proyek Rassvet dikembangkan oleh perusahaan kedirgantaraan swasta Bureau 1440 dengan dukungan…
Melkias memandang bahwa proses penyelesaian yang berlarut-larut berpotensi memunculkan opini liar di tengah masyarakat. Ia…
Purbaya menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga likuiditas perbankan yang mulai mengetat. Indikasinya terlihat dari…
Peristiwa bermula saat perahu bertolak dari Kampung Taura, Distrik Fayit, menuju Agats sekitar pukul 07.00…
Ekonom sekaligus Pakar Kebijakan Publik dari UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, mengungkapkan keraguannya terhadap…
Aksi nyatanya ditunjukkan melalui keberhasilan menyulap lahan tidur seluas 8.000 meter di Timika Papua Tengah…