“Masalah parkir ini memang menjadi salah satu prioritas Dishub selain program lainnya. Kami terus berbenah agar potensi PAD bisa dioptimalkan,” ujar Justin Sitorus.
Menurutnya, saat ini masih ada beberapa wilayah yang belum sepenuhnya tergarap, di antaranya Distrik Muara Tami dan area di sekitar Mall Jayapura. Namun, Dishub telah menyiapkan langkah konkret untuk menata kedua wilayah tersebut.
Sementara untuk wilayah Heram atau Waena sudah disepakati bersama masyarakat untuk dikelola pemerintah.
“Wilayah Waena yang hampir lima tahun tidak tergarap, kini sudah bisa kita masuki. Ini hasil pendekatan dengan masyarakat sekitar, bahkan uji petik sudah kami lakukan,” jelasnya.
Justin menekankan bahwa penataan lahan parkir tidak hanya berfokus pada peningkatan pendapatan, tetapi juga harus melibatkan dukungan masyarakat lokal. Ia berharap, pengelolaan parkir ke depan bisa dilakukan secara partisipatif dan berkelanjutan, agar hasilnya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat lokal sangat penting agar pengelolaan lahan parkir ini bisa berjalan dengan baik, adil, dan membawa dampak ekonomi bagi warga,” tutupnya.
Oleh karena itu, mengetahui waktu terbaik untuk minum jus jeruk sangat penting agar setiap tetes vitamin C…
Berdasarkan catatan Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, jenis kanker yang paling banyak ditemukan adalah kanker payudara…
"Kemendikbud telah melakukan visitasi bersama FK Uncen dan beberapa rumah sakit pengampu di Provinsi Papua…
Gubernur Fakhiri mengungkapkan, Provinsi Papua memiliki 999 kampung yang seluruhnya telah diupayakan memiliki koperasi. Namun,…
Khusus Bansos yang bersumber dari pemerintah pusat, Pemerintah Kota Jayapura bertugas memastikan bantuan tersebut tersalurkan…
Sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi pasar liar di antaranya kawasan Expo Waena, Perumnas III…