Sektor-sektor strategis yang akan didorong meliputi sektor pertambangan dan sumber daya mineral, sektor pertanian, serta sektor pariwisata. Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Papua.
“Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri di Papua tercatat mencapai Rp1,2 triliun. Investasi tersebut berasal dari 2.982 unit usaha, dengan sektor perdagangan mendominasi sebanyak 1.004 usaha, disusul sektor perikanan 266 usaha, serta sektor perhotelan dan restoran sekitar 95 usaha,” jelasnya.
Pihaknya menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki iklim investasi melalui pembenahan infrastruktur, penyederhanaan perizinan, peningkatan kualitas SDM, penyelesaian persoalan tanah, serta penguatan keamanan wilayah guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Turut hadir pula Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Maruli Simanjuntak, dan KSAL Muhammad…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Kepala Biro Humas Kemenhaj RI, Moh Hasan Afandi, memberikan pernyataan resmi melalui konferensi pers yang…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Belum lagi, ”dibantai” penguji saat sidang skripsi. Hal itu membuatnya enggan membuat skripsi. Gayung bersambut,…