Categories: FEATURES

Target Rp1 Triliun Tak Tercapai, Terkendala Infrastruktur dan Kepastian Lahan

“Dari sisi sebaran ekonomi, lapangan usaha di Papua masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Sementara daerah seperti Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Sarmi, Kepulauan Yapen, Waropen, dan Kabupaten Supiori masih memiliki aktivitas usaha yang terbatas, sehingga potensi investasi belum berkembang optimal,” ujar Karsudi, saat ditemui Cenderawasih Pos, di ruang kerjanya, Jumat (2/1).

Permasalahan lain yang turut memengaruhi minat investor adalah proses perizinan yang dinilai masih rumit dan memakan waktu. Layanan perizinan yang belum efektif menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Provinsi Papua untuk menciptakan sistem perizinan yang cepat, mudah, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Perizinan yang cepat, mudah, dan murah sangat menentukan daya tarik investasi di Papua,” ungkapnya.

Selain perizinan, persoalan kepastian hak atas tanah menjadi tantangan utama yang hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan. Kuatnya sistem adat dan hak ulayat di Papua sering kali menimbulkan ketidakpastian hukum bagi investor, terutama dalam investasi yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Papua menilai penyelesaian persoalan tanah harus menjadi perhatian serius seluruh pihak agar investasi dapat masuk secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

“Faktor keamanan juga turut memengaruhi iklim investasi. Pentingnya menciptakan kondisi keamanan yang kondusif agar investor merasa aman untuk berinvestasi dalam jangka panjang di Papua,” katanya.

Selain itu, daya saing tenaga kerja dan kualitas sumber daya manusia (SDM) Papua menjadi faktor penting dalam menarik investasi. Saat ini, kemampuan teknis tenaga kerja lokal masih perlu ditingkatkan agar mampu mengisi kebutuhan tenaga kerja ketika investasi masuk ke Papua.

Dalam rangka meningkatkan investasi, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Papua menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya melalui promosi investasi, baik untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA).

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Ganti Rugi Bangunan di Area Retensi Entrop Masih Dikaji

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, dalam pertemuan bersama warga (ruang pablik) menjelaskan bahwa pembayaran…

17 hours ago

Beli Lahan Tandus Kini Jadi Hutan Organik

Karena itu, mereka memutuskan untuk membuat hutan sendiri. Tahun 2000 menjadi titik awal perjalanan. Bermodalkan…

18 hours ago

Dibacok OTK, Tangan Pria Paruh Baya Nyaris Putus

Bagaimana tidak, dalam keadaan mabuk ia menggunakan pisau berupaya menikam seorang pemuda berinisial DP yang…

19 hours ago

Pajak Perdagangan Internasional Papua Melonjak 558,9 Persen

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua, Izharul mengatakan, lonjakan penerimaan tersebut terutama ditopang oleh…

19 hours ago

Perdamaian Ternoda, Pejabat Lari Berhamburan

Mereka menuntut agar tahanan dari kelompok Dang yang sebelumnya ditangkap oleh aparat keamanan segera dibebaskan…

20 hours ago

Dorong SMKN 1 Jayapura Jadi Sekolah Pariwisata Unggulan

Menurutnya, posisi strategis Papua yang kaya akan keindahan alam, budaya, dan destinasi wisata kelas dunia…

20 hours ago