Frans Pekey langsung mengawali dengan ajakan kepada semua paslon dan masing – masing massa pendukung untuk menjadi peserta yang baik, menggelar Pilkada yang santun untuk kebersamaan. Ia menyampaikan, Pilkada adalah momentum untuk memilih pemimpin untuk melanjutkan pembangunan di kota ini. Melakukan perubahan yang harus didukung oleh partisipasi public.
“Saya bersama Pak Mansur mengajak tiga pasangan calon lainnya dan masyarakat Kota Jayapura menjalankan Pilkada damai, santun yang mengedepankan persatuan dan kesatuan sebab Jayapura sangat heterogen sehingga tak ada kata lain selain harus satu,” jelas Frans Pekey.
Ia meyakni dengan pilkada sesungguhnya ada upaya dan perjuangan apakah sampai pada kehendak Tuhan atau tidak. Namun dikatakan sebagai umat beriman Tuhan sudah menetapkan. “Bisa saja Abisai Rollo-Rustan Saru, bisa saja Jhony Banua-Darwis Massi, bisa saja bapak BMD-Dipo atau Frans Pekey-Mansur jadi mari jaga persatuan kesatuan,” beber Pekey.
Dari kontestasi ini dikatakan nantinya akan melahirkan pemimpin yang amanah untuk menahkodai kapal Port Numbay di Kota Jayapura. “Pekey Mansur harus ada untuk kesejahteraan Kota Jayapura,” tuntasnya. Iapun mengakhiri pidato dengan slogan Kota Jayapura Hen Tecahi Yo Onomi T’mar Ni Hanased dan disambut riuh tepuk tangan.
Kemudian paslon nomor urut 2, Jhony Banua Rouw-Darwis Massi mengawali dengan menyapa pihak penyelenggara, KPU dan Bawaslu dan dan Forkopimda. Jhony menjelaskan bahwa Pilkada adalah sebuah pesta yang sudah direncanakan Tuhan sehingga semua harus bergembira merayakan pesta demokrasi dengan baik. Ia berpesan untuk menjaga kedamaian, keamanan di Kota Jayapura.
“Saya sangat yakin bahwa kami semua memiliki hati dan niat yang baik membangun Jayapura. Kami berempat berkeinginan melakukan perubahan dengan baik. Perbedaan boleh ada diantara kita tapi pilihan pasti ada di hati nurani,” ujar Jhony Banua.
Disini ia kembali menyampaikan apresiasi untuk KPU dan Bawaslu yang sudah melakukan tahapan dengan baik dan harus selesai dengan baik. “Saya titipkan satu untuk semua untuk jaga Jayapura yang cerdas aman dan damai. JBR-Hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat, hadir untuk sama – sama memperbaiki dan kita berharap terjadi perubahan,” tambahnya.
Diakhir pidato ia menutup dengan menyampaikan salam perubahan dari koalisi perubahan untuk Kota Jayapura.
Sementara Paslon nomor 3, BMD-Dipo menyampaikan pidato yang cukup komplit serta detail. Ia menyapa semuanya mulai dari penyelenggara, forkopimda dan juga penjabat walikota. BMD juga menyapa Penjabat Sekda dengan menyebut nama Evert Meraudje lalu menyebut sebut dandim dan ibu terkasih ketua KPU.
BMD juga menyapa Ketua LMA Port Numbay serta 12 ondoafi dan para kepala suku yang berada di wilayah adat Port Numbay. Yang sama seperti yang lain adalah menyapa pasangan tiga cawalkot lainnya.
Menurutnya, masjid tersebut merupakan salah satu fasilitas umum yang berada di kawasan yang terdampak…
Penggalangan dana umumnya dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah maupun kelompok yang membutuhkan…
Persipura baru menelan kekalahan 2-3 dari Barito Putera di Stadion 17 Mei Banjarmasin pada Sabtu…
Namun yang cukup menyita perhatian dua gol Barito Putera ini dihasilkan oleh anak muda Papua…
Banyaknya lahan yang sengaja dibakar oleh oknum warga di wilayah yang sulit di jangkau dengan…
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan…