Categories: EKONOMI BISNIS

Jelang Sekolah Tatap Muka, Omzet Penjahit Mulai Meningkat

Penjahit pakaian di Entrop saat melakukan permak baju pelanggannya, Sabtu (29/5). (Priyadi/Cepos)

JAYAPURA -Rencana pemerintah menerapkan sekolah tatap muka pada tahun ajaran baru 2021, mempengaruhi permintaan masyarakat membuat baju seragam sekolah
   Yeyen selaku penjahit di Abepura mengatakan, saat ini permintaan masyarakat menjahit pakaian baru seperti seragam sekolah sudah mulai meningkat jika dibandingkan  tahun lalu, karena pemerintah tidak memperbolehkan sekolah tatap muka.
  “Saat ini masyarakat yang minta dibuatkan pakaian seragam sekolah sudah mulai meningkat,”ungkapnya, Sabtu (29/5)lalu.
  Diakuinya, selama ini naiknya omzet menjahit dipengaruhi pembuatan seragam sekolah, maupun pemesanan pakaian di perguruan tinggi dan gereja, karena tahun lalu pada saat pandemi Covid-19 angka penyebaran tinggi dan omzet turun drastis hingga 50 persen. Apalagi ada pembatasan waktu aktivitas pelaku usaha dan masyarakat.  Namun sekarang sudah diperlonggar dan berdampak ke  omzet pelaku usaha termasuk penjahit .
  “Adanya sekolah tatap muka tentu akan mempengaruhi omzet saya karena permintaan pembuatan seragam sekolah meningkat,”ujarnya.
 Untuk tarif jasa membuat seragam sekolah masih tetap stabil seperti tahun sebelumnya, jadi masyarakat tidak perlu khawatir.
  Hal senada juga dikatakan, Muzana selaku penjahit dan permak pakaian  di Komplek Pasar Entrop.Ia mengakui saat ini  permintaan menjahit seragam sekolah sudah mulai meningkat.

 Tidak hanya itu,  sebelumnya pada saat menjelang lebaran juga sudah banyak pesanan pembuatan pakaian maupun permak pakaian sampai ia menolaknya. Memang tahun 2021 pemulihan ekonomi sudah mulai terasa dan diharapkan bisa terus meningkatkan perekonomian masyarakat.(dil/ary)

newsportal

Recent Posts

Persiker Keerom Bergabung dengan Juara Sulteng

Wakil Papua, Persiker Keerom bergabung di grup K bersama Celebest FC, Perslotim Lombok Timur dan…

2 hours ago

Cerita Bima Ragil Saat Kembali ke Jombang Usai Bela Persipura

Bima Ragil mengatakan, dirinya hanya berada sekitar dua hari di Jombang sebelum kembali melanjutkan aktivitas…

3 hours ago

BGN Nabire Optimalkan Pelayanan 3B di Triwulan II 2026

Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, fokus mengoptimalkan pelayanan 3B yang mencakup ibu…

4 hours ago

Dari Kopra hingga Udang Laut, Sarmi Diproyeksi Jadi Kekuatan Ekonomi Pesisir Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal, khususnya sektor perkebunan kelapa,…

5 hours ago

Polda Papua Mulai Mitigasi Konflik Horizontal di Woma

Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja…

6 hours ago

Penanganan Kasus BBM Subsidi oleh Gapoktan Dipertanyakan

‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini…

7 hours ago