

Kresna Aditya Payokwa (FOTO:Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Papua Barat, Kresna Aditya Payokwa mengatakan, dengan masih rendahnya tingkat literasi pasar modal di Indonesia khsusnya di Papua, pihaknya terus galakkan peningkatan literasi pasar modal.
“Kami selalu aktif melakukan program-program yang sifatnya mengandung literasi dan juga edukasi. Kami juga turut menyambut baik kegiatan yang dilakukan OJK melalui aplikasi LMS (Learning Management System), “ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (28/5) kemarin.
Diakuinya, tahun ini guna meningkatkan literasi pasar modal, pihaknya memiliki program duta pasar modal, dimana pihaknya mengajak mahasiswa menjadi duta -duta pasar modal.
“Kami melihat cara ini semakin efektif karena, penawaran investasi bodong semakin gencar. Kami mengatasinya dengan memberikan informasi kepada mahasiswa, kemudian mereka diwajibkan menyelesaikan modul pelajaran yang ada di LMS dan kemudian mereka menjadi duta pasar modal, “ungkapnya. (ana/ary)
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…