

PJ Sekda Provinsi Papua pegunungan saat menerima Plakat dari Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua, Thomi Andreas dalam Sosialisasi peningkatan transaksi berbasis digital yang dilakukan BI kepada Pemprov Papua pegunungan di Hotel Baliem Pilamo Wamena. (FOTO:Denny/ Cepos)
WAMENA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Papua terus berupaya mendorong peningkatan transaksi berbasis digital di wilayah Provinsi Papua Pegunungan. Salah satu caranya dengan menggelar sosialisasi kanal pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan kartu kredit pemerintah daerah (KKPD) di Kabupaten Jayawijaya.
Penjabat Sekda Provinsi Papua Pegunungan, Drs. Wasuok Demianus Siep membuka resmi sosialisasi yang berlangsung di Hotel Baliem Pilamo Wamena, menyatakan mengapresiasi Bank Indonesia Papua yang telah berinisiatif untuk melaksanakan Sosialisasi Kanal digital Qris dan Kartu Kredit.
“sosialisasi ini selaras dengan Instruksi Kemendagri Peraturan Nomor 56 Tahun 2021. Peraturan ini berkaitan tentang tata cara implementasi elektronik transasksi pemerintah daerah untuk mendorong transasksi pendapatan dan belanja pemerintah daerah,”ungkapnya didepan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Kabid Pembendaharaan Jumat (26/4) kemarin
Menurutnya, Implementasi transaksi keuangan pemerintah daerah secara non tunai dapat meningkatkan efesien, mencegah kebocoran serta menjadi trigger positif dalam meningkatkan pendapatan asli daerah.
“Transaksi keuangan bisa lebih efesien, inklusif keuangan daerah lebih maju yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Wasuok menilai penerapan digitalisasi sangat bagus, namun jaringan internet yang tidak memadai masih menjadi kendala di Papua Pegunungan. Kondisi ini dapat menghambat transaksi digital, sehingga ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik
“ kita semua memiliki presepsi, wawasan, serta pengetahuan yang sama. Utamanya terkait dengan implementasi Permendagri Nomor 79 Tahun 2022 tentang petunjuk teknis pengunaan KKPD dalam pelaksanaan APBD,” bebernya
Page: 1 2
Ia menegaskan, salah satu indikator yang akan menjadi perhatian pemerintah pusat adalah kemampuan pemerintah daerah…
Menurut Fakhiri, seluruh kebutuhan dapur MBG ke depan harus dipasok dari hasil pertanian, perikanan, dan…
Menurut Andry, pertumbuhan ekonomi Papua saat ini menunjukkan penguatan aktivitas domestik yang semakin baik. Dari…
Penarikan retribusi parkir di kawasan Pasar Otonom Youtefa yang dilakukan hingga malam, bahkan dini hari…
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura optimistis menjadi pusat rujukan layanan kesehatan di kawasan Pasifik…
Rencana Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, untuk membentuk staf khusus adat yang melibatkan para…