

Karyawati PT. Surya Megah Kencana selaku Dealer Suzuki saat menunjukkan koleksi mobil yang disediakannya, Kamis (25/2). ( FOTO: Yohana/Cepos)
*Terkait Kebijakan DP 0 Persen
JAYAPURA – Terkait dengan kebijakan pemerintah, meningkatkan daya beli masyarakat dengan memberikan kebijakan DP 0% untuk pembelian otomotif, Sales Head PT. Surya Megah Kencana Dealer Suzuki Arti Brada Youdia menjelaskan, untuk saat ini pihaknya masih terus berkomunikasi dengan perusahaan pembiayaan tentang hal tersebut.
“Yang kami takutkan ada multi tafsir dalam rancangan tersebut, mengingat yang mendapat keringanan adalah Pajak dan untuk DP 0 persen sendiri kami masih berkoordinasi dengan pihak leasing. Jadi masih menunggu Juklak (petunjuk pelaksanaan) seperti apa yang akan diterapkan baik dari OJK ataupun dari Kantor Pusat mereka,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (25/2) .
Diakuinya, kebijakan tersebut juga memiliki beresiko yang sangat besar, khususnya bagi perusahaan pembiayaan.
“Jika diterapkan DP 0 persen sekalipun dengan kriteria yang sangat ketat, pastinya kekhawatiran dari para leasing tetap ada. Kalau prediksi kami sendiri mengingat yang dibebaskan adalah PPnBM atau pajak penjualan barang mewah, kemungkinan dari sisi harga untuk beberapa tipe kendaraan yang masuk dalam kriteria pembebasan PPnBm tersebut, yang mungkin akan mendapat penyesuaian atau semacam insentif bagi kendaaraan yang masuk kategori,” jelasnya.(ana/ary)
Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari pesawat Piper PA 23-250…
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…