Categories: EKONOMI BISNIS

Kakao Asal Nimbokrang akan Ditampilkan di Singapura

JAYAPURA – UMKM Kakao Kita Papua akan ditampilkan di Singapura pada gelaran Food and Hotel Asia (FHA) – Food and Beverage 2025 di Singapura pada 8 April hingga 11 April mendatang.

FHA merupakan pameran makanan dan minuman terbesar di Asia, diperkirakan akan diikuti sekitar 1.500 peserta pameran dan menarik puluhan ribu pengunjung dari berbagai negara.

Tampilnya UMKM Papua di panggung internasional menandai komitmen berkelanjutan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua dalam pengembangan UMKM dan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Daya saing kakao Papua di pasar global lahir dari keunikan dan kualitas yang dimiliki. Produk olahannya menawarkan pengalaman cita rasa autentik dari biji kakao organik yang dibudidayakan oleh petani orang asli Papua (OAP) di Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura,”ungkap Kepala Perwakilan BI Papua, Faturachman, Sabtu (22/3).

Dijelaskan, dalam proses budidaya dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan petani. Selain kualitas produknya, kakao Papua juga menjadi simbol pemberdayaan perempuan, dengan melibatkan perempuan lokal dalam setiap tahap pengolahan biji kakao sehingga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

5 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago