Categories: EKONOMI BISNIS

Mulai 28 Februari Nam Air Tak Beroperasi di Wamena

Penumpang di Bandara Wamena saat menaiki Pesawat ATR Seri 700 Milik Penerbangan Nam Air yang tidak akan beroperasi lagi di Wamena sejak 28 Februari mendatang.( FOTO : Denny/ Cepos )

WAMENA – Terhitung mulai 28 Februari 2019, Nam Air tidak lagi melayani penerbangan di Wamena. Pesawat ATR seri 700 Nam Air ini beroperasi hanya sampai 27 Februari melayani rute Jayapura Wamena (PP).

 Manager Nam Air Wamena Jorry mengakui jika penerbangan Nam Air ini akan dirutekan ke tempat lain. Sementara yang akan menggantikan penerbangan Nam Air di Wamena yakni Pesawat Sriwijaya Boing dengan tipe 737 Seri 500 dengan kapasitas 120 seat.

“Penerbangan Nam Air yang beroperasi di Wamena selama ini memang terkesan cepat, namun sejak jauh –jauh hari kami sudah rencanakan, kita harus cepat penarik penerbangan ini karena harus menerbangkan pesawat ini ke Jakarta lagi untuk ditempatkan di rute yang baru,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (23/2).

Dengan permintaan masyarakat akan pesawat boing, kata Jorry, managemen sudah menjawab dan merencanakan untuk memasukan pesawat boing yaitu Sriwijaya Air. Meskipun Sriwijaya Air dan Nam Air satu grup, tetapi izinnya berbeda, sehingga otomatis pihaknya harus mengurus izin untuk rute baru.

 Lanjutnya, setelah dari pusat mengeluarkan izin, maka penerbangan Sriwijaya Air langsung bisa beroperasi. Rencananya 1 April baru bisa beroperasi, sehingga kurun waktu satu bulan pihaknya melakukan proses pengurusan izin. Kalau izinnya cepat dikeluarkan maka pengoperasian pesawat boing ini bisa lebih cepat dari jadwal yang direncanakan.

“Kita sudah bisa memastikan 1 April nanti penerbangan Sriwijaya Boing sudah mulai beroperasi dari Jayapura ke Wamena dan Wamena ke Jayapura,”jelas Jorry.

Untuk mendapat izin penerbangan, salah satu persyaratan harus persetujuan dari bandara asal dan bandara tujuan, sehingga Jorry memastikan untuk ijin Slot time di Bandara Sentani Jayapura juga tidak masalah.(jo/ary)

newsportal

Recent Posts

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

23 hours ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

24 hours ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

1 day ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

1 day ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

1 day ago

Presiden Prabowo Bakal Panen Raya Padi di Merauke

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…

1 day ago