Categories: EKONOMI BISNIS

Pemimpin Harus Mendengar Keluhan Pedagang Pasar Otonom

JAYAPURA – Empat bulan sejak ditertibkan oleh Pemerintah Kota Jayapura, sebagian pedagang Pasar Otonom masih memilih berjualan di pinggir ruas jalan poros Skyline-Tanah Hitam, Distrik Abepura, Jumat (14/2).

Para pedagang ini berharap, wali kota dan wakil wali kota yang dilantik bisa menata kembali lapak mereka. Sebab, berdampak pada pemasukan omzet.

Salah satu penjual komoditi pertanian di jalan poros Skyline-Tanah Hitam, Salim menyatakan, dirinya memilih berjualan di bibir jalan lantaran adanya pembatasan waktu.

“Kami harap wali kota dan wakil wali kota terpilih bisa melakukan pembenahan secara menyeluruh untuk aktivitas jual beli di Pasar Otonom, sehingga pedagang lebih tenang berjualan. Tidak seperti saat ini, di depan jalan. Jika musim hujan kami kehujanan, terkena polusi debu, dan menimbulkan resiko lainnya seperti macet,” jelas Salim.

Hal senada juga dikatakan Amir, berharap pemimpin baru bisa melihat apa yang menjadi keluhan pedagang.

“Semoga Pasar Otonom bisa ditata dengan baik, jangan dibiarkan seperti ini, terlihat semrawut, setiap sore menyebabkan macet,” kata Amir.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

5 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

6 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

7 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

8 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

9 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

10 hours ago