

Pedagang komoditi pertanian di Pasar Otonom saat menunggu pembeli. Mereka berharap setelah dilantik, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura bisa mengelola pasar dengan baik, sehingga pedagang dan pengunjung merasa nyaman, Jumat (14/2). (foto:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Empat bulan sejak ditertibkan oleh Pemerintah Kota Jayapura, sebagian pedagang Pasar Otonom masih memilih berjualan di pinggir ruas jalan poros Skyline-Tanah Hitam, Distrik Abepura, Jumat (14/2).
Para pedagang ini berharap, wali kota dan wakil wali kota yang dilantik bisa menata kembali lapak mereka. Sebab, berdampak pada pemasukan omzet.
Salah satu penjual komoditi pertanian di jalan poros Skyline-Tanah Hitam, Salim menyatakan, dirinya memilih berjualan di bibir jalan lantaran adanya pembatasan waktu.
“Kami harap wali kota dan wakil wali kota terpilih bisa melakukan pembenahan secara menyeluruh untuk aktivitas jual beli di Pasar Otonom, sehingga pedagang lebih tenang berjualan. Tidak seperti saat ini, di depan jalan. Jika musim hujan kami kehujanan, terkena polusi debu, dan menimbulkan resiko lainnya seperti macet,” jelas Salim.
Hal senada juga dikatakan Amir, berharap pemimpin baru bisa melihat apa yang menjadi keluhan pedagang.
“Semoga Pasar Otonom bisa ditata dengan baik, jangan dibiarkan seperti ini, terlihat semrawut, setiap sore menyebabkan macet,” kata Amir.
Page: 1 2
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…