Sementara itu, penjual komoditi pertanian dan bumbu dapur yang masih bertahan berjualan di dalam Pasar Otonom Kotaraja, La Ode Ibrahim dan Wa Ode Nur mengaku, adanya kebijakan aturan baru oleh Pemkot Jayapura dalam pengaturan jam operasional jualan pedagang di Pasar Otonom.
Dampak dari penertiban itu kata Ibrahim, pedagang yang biasanya berbelanja ke dalam Pasar Otonom, kini memilih belanja di luar area pasar. Akibatnya, pengunjung menjadi sepi.
“Hal ini diperparah lagi dengan pedagang yang hanya dizinkan berjualan hingga pukul 21:00 WIT. Ini kemudian membuat banyak pencuru yang masuk mengambil barang milik pedagang yang ada di dalam pasar,” ungkapnya.
Ibrahim meminta wali kota dan wakil wali kota yang baru, bisa mengatur Pasar Otonom Kotaraja lebih baik ke depan.
Sementara itu, harga cabai rawit lokal terpantau melambung tinggi, Rp 100 ribu/kg. Hal ini dipicu tidak adanya pengiriman dari luar Papua. Sedangkan harga tomat yang sebelumnya Rp 40 ribu-Rp 50 ribu/kg, turun menjadi Rp 24 ribu/kg. (dil/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…