Categories: EKONOMI BISNIS

Hotel Sahid Siap Layani Permintaan Konsumen

Kunjungan Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura Ismail B. Ladopurab, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Jayapura Dr. Saling, SE.,MM., dan para anggota Komisi C, di Hotel Sahid Jayapura, Kamis (14/1). ( FOTO: Priyadi/CEPOS)

JAYAPURA -Setelah 7 bulan sebagai rumah sehat perawatan pasien OTG Covid-19 oleh Pemkot Jayapura, kini Hotel Sahid Jayapura sudah siap melayani permintaan konsumen baik untuk tempat penginapan, makan, minum, acara meeting dan lainnya. Hal ini ditegaskan oleh  Owner Hotel Sahid Jayapura H. Syahrir Hasan, SE., dengan adanya kunjungan Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura Ismail B. Ladopurab, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Jayapura Dr. Saling, SE.,MM., dan para anggota Komisi C, di Hotel Sahid Jayapura, Kamis (14/1).

 Kedatangan Komisi C DPRD Kota Jayapura ini juga sebagai bentuk  kepedulian dan perhatian dalam mendukung bisnis di dunia perhotelan untuk tetap eksi dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

 “Saat ini Hotel Sahid Jayapura sudah siap melayani konsumen dalam menginap maupun menyewa tempat meeting kami dan melayani makan, minum di restoran dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Konsumen atau masyarakat jangan takut atau panik, karena Hotel Sahid digunakan sebagai rumah sehat  untuk membantu dalam hal kemanusiaan kepemerintah Kota Jayapura.  Karena pada saat itu dalam mencari tempat karantina juga susah, sehingga solusinya dibantu untuk pasien Covid yang OTG dirawat di Rumah Sehat Hotel Sahid dan tingkat kesembuhan juga 80%,”jelasnya.

 Diakui, saat ini dengan adanya isolasi terpusat di LPMP Papua Kotaraja, maka Hotel Sahid Jayapura sudah tidak digunakan lagi sebagai rumah sehat perawatan pasien Covid-19.

 Sementara itu,  Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura Ismail mengatakan,  menyikapi pentingnya aktivitas dunia perhotelan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), sudah menjadi kewajiban bagi pihaknya untuk melakukan monitoring terkait penerapan protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran Covid-19.

 “Kami telah melakukan kunjungan kerja ke setiap mitra-mitra kerja kami, salah satunya sektor perhotelan. Dari kunjungan tersebut kami mendapati bahwa dunia perhotelan di Jayapura telah mematuhi dan menerapkan strandar protokol kesehatan,” katanya.

 Diakuinya, dengan penerapan protokol kesehatan yang telah diterapkan oleh dunia perhotelan, pasti membantu pemerintah dalam hal mencegah penularan Covid-19.

 “Berbagai upaya telah dilakukan dunia perhotelan khususnya dalam menjalankan protokol kesehatan, termasuk juga Hotel Sahid. Sebagai salah satu hotep yang dijadikan “Rumah Sehat” pastinya Hotel Sahid bisa menjadi contoh bagi dunia perhotelan lainnya dalam menjalankan protokol kesehatan,” terangnya.(dil/ary)

newsportal

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

7 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

8 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

9 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

10 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

11 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

15 hours ago