

Karyawan di Toko Emas Dyor di Paldam Jayapura saat mengatur perhiasan emas, Kamis (14/1)kemarin. ( FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Harga emas di komplek pertokoan penjualan emas di Jalan Setiapura Paldam Jayapura dalam minggu ini relatif stabil, Rp 875 ribu hingga Rp 890 per gram.
Alex selaku karyawan di Toko Emas Dyor Paldam Jayapura mengakui, sampai saat ini penjualan perhiasan emas masih seperti biasa. Belum ada peningkatan yang cukup signifikan apalagi wabah Corona masih ada.
Diakui, memang harga perhiasan emas sudah cukup mengalami penurunan sejak ada pandemi Covid-19 dan ini menyeluruh di dunia.
Alek berharap, dengan adanya vaksin Covid-19 nantinya permasalahan Covid-19 sudah berlalu dan perekonomian bisa kembali lancar, sehingga permintaan perhiasan emas dari masyarakat meningkat, dengan demikian pelaku usaha penjualan perhiasan emas bisa tetap eksis.
Sementara itu, pemilik Toko Emas Senang H. Shahidah di Paldam Jayapura mengaku, harga emas memang masih tetap stabil beberapa minggu ini, penjualan juga belum maksimal karena adanya pandemi Covid-19 membuat perekonomian tidak maksimal, masyarakat lebih utamakan kebutuhan hidup dari pada membeli perhiasan emas.
Memang adanya Covid-19 aktivitas warga dan pelaku usaha sempat dilakukan pembatasan aktivitas di pertengahan tahun 2020 tentu ini yang menjadi semua sektor usaha juga mengalami penurunan pendapatan. Oleh sebab itu, diharapkan prospek penjualan perhiasan emas bisa bergairah lagi dan banyak masyarakat yang membeli perhiasan emas. (dil/ary)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…