Sementara itu Ketua Asosiasi Peternak Ayam Petelur Setanah Tabi, Anny Fonataba, mengatakan pihaknya menjamin swasambada telur lokal untuk Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, sangat melimpah, sehingga tidak diperlukan telur dari luar daerah Papua. Pasalnya yang terjadi saat ini adanya pasokan telur dari luar Papua, mempengaruhi daya jual telur lokal.
Padahal pemerintah pusat telah menginstruksikan agar pemerintah daerah menjamin pertumbuhan perekonomian bagi pengusaha menengah yang ada di daerah.
“Apa yang kurang dari kita, distribusi telur kita setiap harinya mencapai ribuan, lantas untuk apalagi harus ada telur dari luar. Kami minta Pemerintah Papua segera stop distribusi telur dari luar Papua,” tegasnya. (rel/ary)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Humas Kantor SAR Jayapura, Silvia Yoku, mengatakan pencarian telah dilakukan hingga mendekati perairan perbatasan Papua…
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran dan keluhan dari para pengendara serta warga sekitar yang melewati jalan…
Penjabat (P) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, mengatakan bahwa dalam konflik tersebut ternyata…
Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samomsabra, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah mobil Mitsubishi Triton warna…
Kapolsek Muara Tami, AKP H. Zakarudin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memastikan keberadaan Petrus. Namun, yang…
Ia mengungkapkan kurang lebih 100 siswa dari SMA Negeri 1 Jayapura yang mengikuti seleksi itu.…