

Penumpang saat turun dari pesawat dan mengambil barang Bandara Sentani baru baru ini. (foto: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Pemberian diskon PPN 6% tiket pesawat domestik memberikan dukungan terhadap wisata dan aksesibilitas di tanah Papua. Hal ini dikatakan Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah DJP Papua, Papua Barat, dan Maluku (Kanwil DJP Papabrama), Renni, Selasa (8/7).
Ia menjelaskan bahwa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari tarif 11% dipotong menjadi 5%, sehingga masyarakat hanya membayar PPN 5% atas harga tiket.
“Diskon ini bukan sekadar potongan pajak, tetapi wujud nyata keberpihakan negara kepada masyarakat, khususnya di Indonesia Timur. Dengan tarif PPN hanya 5%, kami harap masyarakat Papua lebih mudah bepergian, baik untuk rekreasi, pendidikan, maupun kegiatan keluarga,” ujarnya.
Diakuinya bahwa ada dampak positif dengan pemberian diskon PPN 6% tiket pesawat domestik. Ini mendorong kunjungan wisata lokal menuju destinasi unggulan Papua seperti Arborek, Yoksomi atau Danau Sentani.
Ini juga menolong pelaku usaha pariwisata, UMKM, dan transportasi lokal dengan meningkatnya frekuensi kunjungan wisatawan selama liburan.
“Kebijakan ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan aksesibilitas masyarakat, khususnya di wilayah Papua,”ujarnya.
Page: 1 2
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…
Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…
Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…
Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…