

Penyerahan tongkat estafet kepemimpinan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, dari Rizky Mochamad (kanan) kepada Diksi Erfani Umar (kiri), di aula Kantor PLN UIW Papua dan Papua Barat, Rabu (7/5). (Foto/Humas)
JAYAPURA– Estafet kepemimpinan di PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat resmi berganti. Dalam acara Pisah Sambut yang berlangsung pada Rabu (7/5) di Aula Transformasi Kantor PLN UIW Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar menerima tongkat kepemimpinan dari pejabat lama Rizky Mochamad, sebagai General Manager PT PLN (Persero) UIW Papua dan Papua Barat.
Mengawali kepemimpinannya, General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, menyampaikan komitmennya untuk bekerja sama dengan seluruh pihak demi mewujudkan Papua yang semakin terang dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.
“Saya mohon dukungan dan kolaborasi dari semua pihak. Mari kita bersama-sama menjadikan Papua ini semakin terang, menghadirkan nilai baik secara internal maupun eksternal, sehingga kehadiran PLN benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di seluruh Papua,” ujarnya.
Lebih lanjut, Diksi menyoroti pentingnya pemerataan elektrifikasi di Papua. “Saat ini, rasio elektrifikasi di Papua telah mencapai 97,56% dan rasio desa berlistrik 99,35%. Masih ada 48 dari 7.361 desa yang belum teraliri listrik. Ini menjadi fokus utama kita untuk terus mengejar ketertinggalan dan memastikan seluruh masyarakat Papua dapat menikmati akses listrik,” tegasnya.
Diksi juga menekankan peran strategis PLN sebagai motor penggerak perekonomian daerah. Beliau berharap, PLN tidak hanya menerangi rumah-rumah, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi dan memberikan kontribusi positif lainnya bagi kemajuan Papua.
Page: 1 2
"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…
Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…
Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…