

Pemilik usaha Ivan laundry saat mengambil pakaian kotor pelanggan sekaligus mengantarkan pakaian yang sudah dilaundry di Entrop, Minggu (6/7). (foto:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Usaha laundry di Kota Jayapura kian menjamur dengan harga yang bersaing, mulai dari Rp 10 ribu/kg hingga Rp 25 ribu/kg untuk layanan ekspres. Namun, sebagian dari mereka mengaku bahwa persaingan harga membuat keuntungan semakin tipis.
Salah satu pemilih usaha Ivan Laundry, Samuel mengatakan jika dirinya tidak berani menaikkan harga lantaran takut kehilangan pelanggan.
Ia tetap menawarkan harga Rp 10 ribu/kg dan memberikan pelayanan antar-jemput untuk mempertahankan pelanggan.
“Saya tidak berani naikkan harga karena takut pelanggan saya kabur, cari pelanggan saat ini sudah susah dengan semakin banyaknya usaha laundry,” ucapnya, Minggu (6/7).
Diakuinya bahwa sekarang mencari pelanggan semakin sulit, seiring dengan adanya pelayanan laundry ekpres yang hanya membutuhkan waktu tiga jam, cucian sudah bisa diambil.
“Saya juga layani antar-jemput laundry pelanggan, ini bagian dari pelayanan. Sebab kita tahu ada pelanggan yang sibuk jadi kita yang harus jemput bola,” ungkapnya.
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…