Hal senada juga dikatakan Dwi, karyawan laundry di Argapura yang mengaku bahwa seiring banyaknya usaha laundry di Jayapura membuat pelaku usaha laundry harus memberikan pelayanan yang maksimal.
Selain itu, memberikan harga yang bisa bersaing, karena jika terlalu mahal maka pelanggan akan kabur. Sehingga tarif laundry di tempatnya seharga Rp 10 ribu-12 ribu/kg.
“Rata -rata kami terima yang reguler, kalau ekpres takutnya hasilnya tidak maksimal. Namun jika ada pelayanan ekpres kami tetap terima,” ujarnya.
Sementara itu salah satu warga, Ariana mengaku dirinya memilih menglaundry pakaiannya lantaran sibuk dengan pekerjaan. Sehingga solusinya adalah laundry.
“Selama ini sudah memiliki langganan laundry belasan tahun, mereka juga bersedia antar-jemput pakaian kotor dan bersih di rumah,” pungkasnya. (dil/fia).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…